Bunga Kelelawar Hitam atau Black Bat Flower Tumbuh di Anambas, Apa Saja Keunikannya?
Setelah ditemukannya bunga raflesia di Desa Rintis, Kecamatan Siantan, UPT KPHP Unit VI Anambas mendapati bunga langka, black bat flower.
Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
Editor: Thomm Limahekin
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Beragam tumbuhan langka tumbuh di wilayah perbatasan Kepulauan Anambas.
Fenomena ini mencuri perhatian Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit VI Anambas.
Setelah ditemukannya bunga raflesia di Batu Tabir, Desa Rintis, Kecamatan Siantan,
kali ini UPT KPHP Unit VI Anambas kembali mendapati bunga langka yang baru diketahui keberadaannya, yakni bunga kelelawar hitam.
Bunga kelelawar hitam itu disebut juga dengan nama black bat flower.
Baca juga: Setelah Raflesia, Bunga Kelelewar Hitam Ditemukan di Pulau Siantan Anambas
Bunga ini ditemukan oleh satu anggota UPT KPHP, Kevin saat menyurvei titik lokasi bunga raflesia yang ada di Batu Tabir.
"Lokasinya di situ juga dan habitatnya banyak.
Sebetulnya bunga ini sudah lama tumbuh,
tapi kebanyakan masyarakat ini tidak tahu ini bunga apa.
Jadi pas kami lihat bunga ini unik,
kami cari di google ternyata ini bunga kelelawar hitam," ujar Kevin, Kamis (12/11/2020) siang.
Tidak semua daerah di Indonesia bisa ditumbuhi oleh bunga black bat flower ini.
Sejauh ini bunga black bat flower hanya tumbuh di Kepulauan Anambas dan daerah Sulawesi.
"Habitatnya di sini cukup banyak. Bunga ini sangat sensitif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bunga-kelelawar-hitam-di-pulau-siantan-anambas-2.jpg)