Breaking News:

ASET BP BATAM

Progres Pengerjaan IPAL Kini Mencapai 90 Persen

Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah di kawasan Bengkong Sadai hampir rampung dibangun BP Batam, bekerjasama dengan Hansol asal Korea Selatan.

ISTIMEWA
Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan Bengkong Sadai hampir rampung dibangun oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, bekerjasama dengan perusahaan Korea Selatan, Hansol. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di kawasan Bengkong Sadai hampir rampung dibangun oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam, bekerjasama dengan perusahaan Korea Selatan, Hansol.

Menurut Manajer Pengolahan Limbah BP Batam, Iyus Rusmana, progres pembangunan IPAL telah mencapai 90 persen.

Saat ini, pipa utama dan sekunder telah terpasang sepanjang 104 km dari target 114 km.

"Sudah ada 8.000 sambungan rumah yang terkoneksi dengan IPAL," ujar Iyus.

Bangunan IPAL yang memiliki kedalaman setinggi 5,5 meter ini menggunakan teknologi bakteri dalam mengolah air limbah rumah tangga yang masuk ke dalam tampungan.

Tak hanya bangunan Waste Water Treatment Plant (WWTP), area seluas 7 hektar di Bengkong Sadai ini juga didirikan gedung kantor administrasi, serta bangunan Food Change Reactor (FCR).

"Hasil IPAL ini berupa air bersih 230 liter per detik dan pupuk kompos 18m² per harinya," terang Iyus. (adv)

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved