Breaking News:

Berhasil Kendalikan Covid-19, Singapura Catatkan Nol Kasus Komunal dalam 10 Hari Berturut-turut

Singapura saat ini masih berada dalam fase 2 menuju tatanan hidup baru atau New Normal. Pemerintah optimis dalam waktu dekat Singapura akan masuk ke..

STRAITS TIMES
Foto Ilustrasi Singapura - Singapura mencatatkan 10 hari berturut-turut tanpa kasus komunal Covid-19 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Kabar baik datang dari Singapura. Menurut data terbaru dari Kementerian Kesehatan (MOH), Jumat malam (20/11/2020), Singapura mencatatkan 10 hari berturut-turut tanpa kasus komunal Covid-19

Kasus komunal ini merujuk kepada kasus Covid-19 di masyarakat tanpa menghitung kasus dari asrama pekerja asing. 

Kabar baik lainnya adalah, dalam periode yang sama, tidak tercatat sama sekali kasus dari asrama pekerja asing yang sempat mengguncang Singapura

Total keseluruhan kasus adalah kasus impor dari negara lain. Angka kasus impor ini juga stabil satu digit sejak 14 November. 

Bisa dikatakan, Singapura berhasil mengendalikan penyebaran virus yang berasal dari Wuhan itu. 

Sejak Oktober lalu, tepatnya 1 Oktober, tercatat total 36 hari dari 51 hari yang mencatatkan nol kasus komunal Covid-19

Kalaupun ada, angka kasus komunal biasanya hanya 1-2 kasus sehari. Angka kasus pekerja asing juga sudah terkendali, juga dengan rataan 1-2 kasus sehari. 

Total kasus Covid-19 Singapura saat ini adalah 58.143 di mana 58.058 atau 99,85 persen telah sembuh total.

Hanya ada 26 pasien atau 0,04 persen yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. 31 lainnya atau 0,05 persen masih menjalani isolasi mandiri menunggu sembuh total. 

Jumlah pasien yang meninggal tetap salah satu yang terendah di dunia yaitu 28 orang atau 0,05 persen. 

Baca juga: China Peringatkan AS dan Negara Sekutu Agar Tak Ikut Campur Soal Nasib Hong Kong

Singapura saat ini masih berada dalam fase 2 menuju tatanan hidup baru atau New Normal. Pemerintah optimis dalam waktu dekat Singapura akan masuk ke fase 3 atau New Normal

Kelonggaran-kelonggaran terus diumumkan. Yang terbaru, bisnis kehidupan malam seperti bar, pusat karaoke, dan club malam tertentu akan diizinkan untuk mulai beroperasi melalui fase pilot atau testing.

Bar mulai bulan depan sedangkan kelab malam mulai Januari 2021 mendatang. 

Tentunya, tempat-tempat hiburan ini harus mematuhi ketentuan yang diperintahkan, yaitu di antaranya pengunjung harus menunjukan bukti medis negatif Covid-19 sebelum memasuki lokasi serta memakai masker di lantai dansa. 

Bisnis tempat hiburan malam ini adalah kelompok bisnis yang sampai saat ini harus menunggu untuk kembali beroperasi. 

Kehati-hatian pemerintah Singapura tidak terlepas dari melesatnya kembali angka kasus Covid-19 di negara-negara yang kembali mengizinkan bar atau kelab beroperasi kembali seperti biasa misal di Korea Selatan dan negara-negara Eropa. (*) 

Simak berita Tribun Batam lainnya di Google

Baca juga: PILKADA KEPRI - Ojol Nias Batam Nyatakan Dukungan untuk Isdianto, Berharap Ada Solusi untuk Ojol

Baca juga: Fakta Baru Kasus Video Syur Mirip Gisel, Polisi Sebut Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Baca juga: Ciri-ciri Kanker Lidah yang Termasuk Langka, Pakai Behel Sembarangan Bisa Jadi Penyebab

Baca juga: Covid-19 updates in Aceh, North Sumatra, West Sumatra, Riau, KEPRI, Jambi and Bengkulu, November 21

Penulis: Lia Sisvita Dinatri
Editor: Lia Sisvita Dinatri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved