Breaking News:

BINTAN TERKINI

FSPMI Bintan Kecewa dengan Pjs Gubernur Kepri, Usulan UMK Bintan 2021 Naik Tak Diakomodir

FSPMI Bintan sebelumnya mengusulkan UMK 2021 Bintan sebesar Rp 3.772.457. Sementara Pjs Gubernur Kepri menetapkan UMK 2021 Bintan Rp 3.648.714.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
FSPMI BINTAN - Ketua Konsulat Cabang (KC) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bintan, Andi Sihaloho kecewa dengan keputusan Pjs Gubernur Kepri dalam memutuskan besaran UMK 2021 Bintan. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia atau FSPMI Bintan kecewa dengan sikap Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin.

Itu setelah usulan kenaikan UMK 2021 Bintan yang diusulkan mereka tidak diakomodir oleh penjabat sementara Gubernur Kepri itu.

Ketua Konsulat Cabang (KC) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bintan, Andi Sihaloho pun, akan berdiskusi dengan DPW FSPMI Kepri untuk menentukan langkah selanjutnya setelah keputusan yang dikeluarkan Pemprov Kepri ini.

Penjabat sementara atau Pjs Gubernur Kepri mengambil sikap terkait UMK Bintan 2021.

Besaran UMK 2021 di Bintan itu ditetapkan Rp 3.648.714 per bulan.

Jumlah angka ini sama dengan UMK Bintan 2020.

Angka UMK Bintan 2021 ini dipertegas dengan keputusan Gubernur Nomor 1366 tahun 2020 tanggal 20 November 2020.

Sebelum disahkan, Dinas Tenaga Kerja atau Disnaker Bintan menyerahkan hasil pembahasan rapat Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) terkait pembahasan UMK Bintan 2021 ke Bupati Bintan hari ini, Jumat (11/11).

Penyerahan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan di ruang rapat kantor Bupati Bintan, Jumat (6/11) kemarin.

UMK BINTAN 2021 - Rapat pembahasan UMK Bintan 2020 di ruang rapat Kantor Bupati Bintan, Rabu (06/11/2019). FSPMI Bintan menolak usulan kenaikan UMK 2020 sebesar 8,51 persen. Dari hasil survei internal, angka kebutuhan hidup layak di Bintan mencapai empat jutaan Rupiah.
UMK BINTAN 2021 - Rapat pembahasan UMK Bintan 2020 di ruang rapat Kantor Bupati Bintan, Rabu (06/11/2019). FSPMI Bintan menolak usulan kenaikan UMK 2020 sebesar 8,51 persen. Dari hasil survei internal, angka kebutuhan hidup layak di Bintan mencapai empat jutaan Rupiah. (tribunbatam.id/alfandi simamora)

Dalam pertemuan itu, mereka mengusulkan dua opsi untuk mementukan besaran UMK Bintan 2021.

Halaman
1234
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved