Breaking News:

NEWS VIDEO

VIDEO - Satu Keluarga Curi Kotak Amal Masjid di Malang, Sang Suami Paksa Anak dan Istri

Motif memilukan tersirat dari balik aksi kriminal pencurian kotak amal masjid di Malang oleh satu keluarga yang videonya sempat viral.

Editor: Rio Batubara

TRIBUNBATAM.id - Motif memilukan tersirat dari balik aksi kriminal pencurian kotak amal masjid di Malang oleh satu keluarga yang videonya sempat viral.

Kasus pencurian kotak amal dan alat sholat yang dilakukan RPH (45) warga asal Kabupaten Blitar itu dibeber di Polres Malang, Senin (23/11/2020).

Tersangka mengaku memaksa keluarganya untuk bertindak kriminal karena frustasi belum dapat kerja setelah kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

RPH sebagai kepala keluarga ini memaksa anak dan istrinya untuk melakukan aksi pencurian kotak amal dan alat-alat sholat di beberapa masjid di Kota dan Kabupaten Malang.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar pada Senin (23/11/2020), menginformasikan bahwa pelaku sudah melakukan aksinya sebnayak 26 kali di masjid kota maupun kabupaten Malang.

Dilansir oleh Suryamalang.com, dari pengakuan anak dan istri, mereka sebenarnya tidak mau diajak melakukan pencurian.

Namun, karena diancam tidak dinafkahi akhirnya si ubu dan anak menuruti perintahnya.

"Pelaku dalam aksinya menggunakan ancaman. Sebenarnya si anak dan istri itu tidak mau diajak melakukan pencurian di masjid-masjid. Namun, karena diancam tidak akan dinafkahi sehingga si ibu dan anak terpaksa menuruti saja," beber Hendri.

Aksi RPH memaksa keluarganya melakukan aksi kriminal dipicu karena frustasi belum mendapat kerja usai kena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Petugas kemudian berhasil mengamankan barang bukti uang yang dicuri sekitar Rp3.840.000.

Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan 1 unit sepeda motor bebek, 1 tas berwarna abu-abu, obeng, tang, Kartu ATM, 55 stel mukenah, 38 buah sarung dan 16 buah.

Akibat perbuatannya, RPH dijerat Pasal 363 ayat 1 tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(Tribun-Video.Com/Mufti)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved