Breaking News:

Banjir Dahsyat Rendam Medan-Deliserdang Dini Hari: 2.773 Rumah Terdampak, Korban Tewas Berjatuhan

Ibu Kota Provinsi Sumut, yakni Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang kembali diterjang banjir dahsyat, rendam ribuan rumah dan tewaskan beberapa orang

TRIBUN MEDAN/RIZKI CAHYADI
Banjir Dahsyat Rendam Medan-Deliserdang Dini Hari: 2.773 Rumah Terdampak, Korban Tewas Berjatuhan 

TRIBUNBATAM.id - Banjir Dahsyat Rendam Medan- Deliserdang Dini Hari: 2.773 Rumah Terdampak, Korban Tewas Berjatuhan.

Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yakni Kota Medan kembali diterjang banjir dahsyat.

Tak cuma Medan, kabupaten yang bersebelahan dengan Medan, yakni Kabupaten Deliserdang tak luput terendam air.

Parit dan gorong-gorong yang ada di sejumlah wilayah di Medan dan Deliserdang tak kuasa menahan debit air, dan mengakibatkan luapan air meluber ke jalanan dan permukiman penduduk.

Baca juga: Anak 6 Tahun Terseret Banjir Tembesi Batam, Ditemukan Tim SAR dan Warga: Semoga Masih Selamat

Baca juga: DIVA Bocah 6 Tahun Terseret Banjir di Tembesi Batam Ditemukan Setelah 5 Jam Dicari Tim SAR

Baca juga: Warga Kaveling Bukit Seroja Batam Berjuang Melawan Banjir, Tolong Pak Kirimkan Sampan

Ribuan rumah warga dilaporkan terendam banjir di kawasan Medan dan Deliserdang.

Patugas juga melaporkan adanya korban meninggal dunia.

Pascahujan lebat yang melanda Kota Medan, pada Kamis (3/12/2020) malam, sejumlah pemukiman penduduk terendam air, seperti yang terjadiaa di Gg Merdeka, Jalan Katamso
Pascahujan lebat yang melanda Kota Medan, pada Kamis (3/12/2020) malam, sejumlah pemukiman penduduk terendam air, seperti yang terjadiaa di Gg Merdeka, Jalan Katamso (HO / Tribun Medan)

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun, untuk wilayah Kota Medan ada empat kecamatan yang berdampak akibat luapan sungai.

Di mana banjir disebabkan curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir.

Baca juga: Banjir di Karimun, 18 Rumah di Kecamatan Meral Terendam Air Sejak Rabu 4 November 2020 Dini Hari

Baca juga: Bantu Korban Banjir Palopo, Suryani Lepas Relawan Hope For Life dari Batam

Alhasil, debit air yang cukup besar dari hulu yang mengakibatkan kenaikan Tinggi Muka Air Daerah Aliran Sungai (TMA-DAS) di beberapa ruas sungai di Kota Medan.

Manajer Pusdalops BPBD Medan Nurly mengatakan, ada beberapa sungai yang meluap yakni sungai Sunggal, Sungai Deli, Sungai Babura dan Sungai Denai.

Baca juga: Diguyur Hujan Sejak Kamis (10/9) Dinihari, Kota Padang Dilanda Banjir, BPBD Ungkap Titik Terparah

"Kondisi diperparah dengan hujan lebat pada pukul 22.30 WIB hingga dini hari.

Sehingga mengakibatkan ketinggian TMA-DAS mengalami kenaikan 3 ssampai dengan 5 meter," ujarnya.

Pengendara sepeda motor menerobos banjir di Kampung Lalang, Jumat (4/12/2020)
Pengendara sepeda motor menerobos banjir di Kampung Lalang, Jumat (4/12/2020) (TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA)

Lanjut Nurly, hingga pagi tadi, air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan.

"Saat ini TRC BPBD Kota Medan sudah melakukan beberapa evakuasi dibeberapa tempat di Kota Medan.

Antara lain Kecamatan Medan Johor, Kecamatan Medan Maimun, Kecamatan Medan Sunggal dan Kecamatan Medan Tuntungan," jelasnya.

Masih dikatakan Nurly, sebanyak 181 jiwa sudah berhasil dievakuasi.

Baca juga: Jakarta Dikepung Banjir Selasa (22/9) Pagi Ini, 32 Ruas Jalan Terendam Banjir

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved