PENANGANAN COVID

Covid-19 di Batam Melonjak Tembus 94 Kasus Sehari, Pjs Wali Kota Anggap Wajar

Menurut Pjs Wali kota Batam, penambahan kasus positif Corona itu, terjadi karena adanya tracing oleh Satgas Covid-19 di Batam

TribunBatam.id/Roma Uly Sianturi
COVID-19 DI BATAM - Penjabat sementara Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum menilai wajar angka kasus positif Corona di Batam yang terus bertambah setiap harinya. 

Apalagi sudah masuk pada upaya yang paling tinggi.

Baca juga: Corona Belum Reda Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Naik, Berikut Rincian Tarif Baru 2021

Baca juga: Covid-19 di Batam Tembus 94 Kasus Dalam Sehari, 9 Kecamatan Masih Zona Merah Corona

PJS WALI KOTA BATAM - Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum meninjau Pelabuhan Nongsa Pura, Senin (19/10/2020). Peninjauan ini menindaklanjuti kunjungan Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin yang tertunda guna memastikan kesiapan akses exit entry point wisatawan di Batam.
PJS WALI KOTA BATAM - Pjs Wali Kota Batam Syamsul Bahrum meninjau Pelabuhan Nongsa Pura, Senin (19/10/2020). Peninjauan ini menindaklanjuti kunjungan Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin yang tertunda guna memastikan kesiapan akses exit entry point wisatawan di Batam. (TRIBUNBATAM.id/ROMA Uly Sianturi)

"Itu sudah upaya maksimum untuk mencegah Covid-19. Tapi, kasus masih terus terjadi.

Semua itu sudah kita lakukan, tapi semua bisa terjadi. Karena, virus ini kasat mata tidak nampak, siapa saja terpapar," ujar Syamsul.

Di sisi lain, kesiapan untuk membuka proses belajar mengajar secara tatap muka, Syamsul berpendapat agar kebijakan tersebut lebih baik ditunda dulu.

Karena situasi Covid-19 belum menunjukkan penurunan kasus.

"Ini hampir setahun ini prose belajar mengajar dari rumah.

Tapi tidak membuat anak kita bodoh, justru mereka semakin kreatif, dari Batam saja ada yang jadi finalis untun ikut lomba sistem belajar online terintegrasi," katanya.

Sementara, berkaitan dengan Pilkada Serentak, ia yakin tidak akan ada klaster baru.

Jika skema pemilihan dijalankan dengan baik yaitu tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau Pilkada sudah ada jadwal pencoblosan sudah diatur. Jadi tidak ada kerumunan. Intinya penerapan protkes tetap ditaati," ulasnya.

Selain itu, seluruh petugas TPS yang akan bertugas telah menjalani pemeriksaan rapid test. Bagi petugas yang hasilnya reaktif, maka akan diteruskan untuk menjalani tes swab.

Meskipun, kondisi pandemi saat ini, tidak menyurutkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suara.

"Kami targetkan tingkat partisipasi masyarakat bisa mencapai 80 persen. Harapan kita bisa segitu, tetap optimis," sebut Syamsul.

Virus Corona di Batam

Pasien positif baru Covid-19 di Batam bertambah 94 kasus hanya dalam sehari.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved