Senin, 13 April 2026

Cinta Terlarang Berujung Maut, Istri Hampiri Suami Lewat Mimpi Usai Dibunuh Selingkuhan

Kisah cinta terlarang berujung maut, setelah Istri hampiri Suami lewat mimpi usai dibunuh selingkuhannya.

Dok Polsek Praya Barat
Cinta Terlarang Berujung Maut, Istri Hampiri Suami Lewat Mimpi Usai Dibunuh Selingkuhan. Foto: Proses pemakaman MA, perempuan korban pembunuhan, di pemakaman umum Dusun Selao, Desa Kateng, Lombok Tengah, Kamis (3/12/2020). 

TRIBUNBATAM.id - Firasat suami ditinggalkan istri melalui mimpi ternyata benar-benar terjadi.

Kisah cinta terlarang berujung maut, setelah Istri hampiri Suami lewat mimpi usai dibunuh selingkuhannya.

MA (30) seorang istri warga Desa Pengembur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menjadi korban pembunuhan yang dilakukan FA (38).

FA (38) merupakan selingkuhan MA (30) yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk.

Suami MA (30) sendiri merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Jarang bertemu suami, muncullah benih-benih cinta terlarang MA (30) dengan FA (38).

Menjalin cinta terlarang diam-diam tanpa sepengetahuan orang lain, ternyata hubungan MA (30) dan FA (38) sudah terlalu jauh.

Hingga berhubungan badan, MA (30) ternyata sampai mengandung anak hasil cinta terlarang dengan FA (38).

Baca juga: Istri Menyesal Tak Henti Cium Kaki Suami, Cinta Terlarang Berujung Maut, Ario Tewas Ditangan Rivat

Baca juga: Fakta 4 Pria di Sumatera Selatan Tewas karena Selingkuh, Ada yang Meninggal di Pangkuan Istri

Namun, keberadaan janin hasil cinta terlarang tersebut tidak disertai rasa tanggung jawab FA (38).

FA (38) justru kaget mendengar MA (30) telah mengandung bayi hasil cinta terlarang dengannya.

Alih-alih akan bertanggung jawab, FA (38) justru punya niatan keji menghabisi MA (30) dan janin yang dikandungnya.

Cinta terlarang pun berakhir maut, setelah MA (30) dibunuh oleh FA (38) yang tak lain selingkuhannya.

Sopir truk itu membunuh dengan memberikan racun jenis potasium yang dicampurkan ke dalam air mineral.

Hasil autopsi menunjukkan, MA diketahui tengah hamil 7 bulan ketika dibunuh.

Sopir truk ini juga mengungkapkan rasa penyesalannya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved