Breaking News:

BATAM TERKINI

BATAM Ditunjuk oleh Kemenkes Sebagai Pusat Wisata Kesehatan, Ini Tujuannya!

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menetapkan Batam sebagai pusat wisata kesehatan. Ini kegiatan yang akan dilakukan.

TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Untuk membangkitkan kunjungan wisatawan di tengah Pandemi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menetapkan Batam Kepri sebagai pusat wisata kesehatan. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Untuk membangkitkan kunjungan wisatawan di tengah Pandemi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ( Kemenkes RI'> Kemenkes RI) menetapkan Batam Kepri sebagai pusat wisata kesehatan.

Dengan ditetapkannya Batam sebagai pusat wisata kesehatan, Balai Pelatihan Kesehatan Republik Indonesia  (Bapelkes RI) Batam, ditunjuk sebagai pusat pelatihan tenaga kesehatan.

Yakni dengan melaksanakan workshop Health Tourism yang bertempat di Auditorium Bapelkes Batam di Jalan Raya Marina City, Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Kepri, Kamis (10/12/2020) lalu.

Kegiatan tersebut diketuai Kepala Bapelkes Batam Asep Zaenal Mustofa SKM MEpid, yang juga sebagai moderator dalam kegiatan tersebut.

Sebanyak lima pembicara akan ada dalam kegiatan workshop Health Tourism.

Pembicara pertama adalah Plt Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes RI'> Kemenkes RI, Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM Mars yang akan membahas pembagian mitra dan unggulan di lingkungan UPT pelatihan Kemenkes RI'> Kemenkes RI.

Narasumber kedua yakni Kepala Pusat Analisis Determinasi Kesehatan Kemenkes RI, Pretty Multihartini, PhD membahas topik Kebiajakan Kemenkes RI dalam pengembangan Health Tourism.

Baca juga: PENEMUAN MAYAT DI BATAM, Ini Identitas Mayat Dalam Kolam di Kabil Kecamatan Nongsa

Narasumber ketiga yakni Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Dr Nurhandini Eka Dewi SpA, membahas mengenai pengembangan Health Tourism di Provinsi NTB.

Narasumber ke empat yakni, PhD Candidate Global Health security dan Pandemi Griffith University Australia, dr Dicky Budiman MScPH, memberikan materi tentang Pramiran Pandemi Covid-19, dan pengaruhnya terhadap sektor Pembangunan.

Sementara Narasumber terakhir yakni Ketua Umum UKM Bisnis Indonesia Ir. Jarot Trisunu, memberikan materi tentang  Digital Health Tourism di tengah Pandemi Covid-19.

Asep mengatakan, kegiatan Workshop Health Tourism dilatarkan belakangi dengan ditetapkan Bapelkes Batam sebagai wilayah mutlak dan keunggulan kepabeannya.

Batam merupakan pintu masuk wisatawan dari luar negeri, seperti Thailand, Vietnam dan berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia. Dengan Health Tourism ini, wisatawan dari luar negeri bebas datang ke Indonesia melalui Batam. Dengan demikian insyaallah Batam akan menjadi wisata kesehatan,” kata Asep.

Dia menjelaskan, Health Tourism akan diterapkan di setiap pintu masuk wisatawan dari luar negeri.

Dan Bapelkes RI Batam akan memberikan pelatihan kepada tenaga medis dengan melibatkan seluruh instansi kesehatan, mulai dari Puskesmas dan juga rumah sakit.

"Health Tourism ini, bukan hanya diterapkan di puskesmas dan juga rumah sakit, namun akan diterapkan di tempat wisata yang menjadi tujuan wisatawan," kata Asep.

Sebagai daerah perbatasan dan juga sebagai daerah pintu masuk wisatawan dari luar negeri, provinsi Kepri, Khususnya Batam, Bintan dan Karimun, sangat dengan protokol kesehatan.

"Jadi seluruh stakeholder di Batam harus bergandengan tangan dalam menagani covid-19 di Kota Batam," kata Asep.

Dia juga mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, setiap wisatawan yang datang ke Batam, khususnya dari luar negeri, harus menjalani swab test dan menunggu hasil di hotel atau tempat yang ditunjuk pemerintah. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved