PILKADA LINGGA

Update Hitung Suara Pilkada Lingga Jadi Sorotan, KPU Akui Terkendala Internet

Update hitung suara Pilkada Lingga, menjadi sumber terpercaya untuk melihat Pilkada Serentak di Lingga.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
kpu.go.id
Update Hitung Suara Pilkada Lingga - Update Hitung Suara Pilkada Lingga, Selasa (15/12/2020) pukul 10.13 WIB. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id – Update hitung suara Pilkada Lingga menjadi sorotan. Itu setelah laman resmi KPU  lambat dalam mengupdate perolehan suara Pilkada Serentak di Lingga.

Situs resmi KPU diketahui menjadi sumber terpercaya guna melihat perkembangan Pilkada Lingga.

Laman resmi ini dapat melihat perolehan suara sementara dari tiga paslon Pilkada Lingga.

Di antaranya paslon nomor urut 01 Muhammad Ishak dan Salmizi, paslon nomor urut 02 Riki Syolihin dan Raja Supri, serta paslon nomor urut 03 Muhammad Nizar dan Neko Wesha Pawelloy.

Dari Update Real Count Pilkada Lingga, paslon nomor urut 03 masih memimpin sementara dengan total suara 20.917 atau 41,1 persen.

Kemudian paslon nomor urut 01 meraih 20.277 total suara atau 39,8 persentase suara.

Sementara paslon nomor urut 02 meraih 9.742 total suara atau 19,1 persen.

Data yang masuk lewat aplikasi Sirekap ini, merupakan progress 226 dari total 244 TPS di Kabupaten Lingga atau 92,62 persen.

Lambatnya update hasil rekap suara di laman resmi KPU ini, mendapat tanggapan dari Komisioner KPU Lingga, Akmal Bukit.

Divisi Teknis Penyelenggara KPU Lingga ini mengatakan, bahwa jaringan sinyal internet yang minim dan tidak menyeluruh di Kabupaten Lingga membuat penginputan data yang masuk menjadi lambat.

"Kendala kami pada jaringan, yang tidak semua daerah memiliki jaringan internet yang bagus di Kabupaten Lingga.

Sehingga akibat terkendala jaringan, makan penginputan data menjadi tidak lancar.

Alhamdulillah sekarang sudah mulai lancar kembali, dan data rekap naik jadi 33 sekian persen pada Jumat (11/12) sore," ungkap Rio kepada TribunBatam.id.

PILKADA LINGGA - Paslon Pilkada Lingga Muhammad Ishak dan Salmizi.
PILKADA LINGGA - Paslon Pilkada Lingga Muhammad Ishak dan Salmizi. (TribunBatam.id/Istimewa)

Diketahui saat ini KPU Lingga sedang menggelar Rapat Pleno Terbuka untuk penetapan dan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat Kabupaten Lingga pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Lingga Tahun 2020 yang dilaksanakan di Daik Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, mulai Senin (14/12).

Ketua Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJOI) Lingga, Zulkarnaen mengatakan bahwa lambatnya masalah rekap KPU ini harus segera diatasi.

“Sebagaimana yang kita ketahui data suara yang masuk di website resmi KPU adalah daftar suara yang paling akurat jika dibandingkan dengan daftar suara yang dirilis oleh Badan Survei lain seperti data hitung cepat yang belum tentu pasti”, ungkapnya di Sekretariat AJOI Lingga Dabosingkep, Senin (14/12)

Menurutnya Pihak KPU Lingga mestinya bertindak cepat memberikan informasi kepada masyarakat jika memang menemui kendala dalam perolehan data suara yang hingga kini belum mencapai 100 persen.

Akui Terkendala Sinyal Internet

Komisi Pemilihan Umum menggunakan aplikasi Sirekap dalam melakukan rekapitulasi suara Pilkada Serentak 2020.

Berdasarkan data rekap dari laman website KPU, Kabupaten Lingga, banyak terjadi keluhan dari masyarakat karena lambatnya data yang masuk hingga kemarin, Jumat (11/12/20).

Baca juga: UPDATE Real Count KPU Pilkada Kepri 2020, Sengit di Pilkada Karimun dan Pilkada Lingga

Baca juga: PILKADA LINGGA, Diterpa Isu Negatif, Muhammad Ishak - Salmizi: Kami Percaya ke KPU

PILKADA LINGGA - Tiga Pasangan Calon atau Pilkada Lingga.
PILKADA LINGGA - Tiga Pasangan Calon atau Pilkada Lingga. (TribunBatam.id/Istimewa)

Dari pantauan TRIBUNBATAM.id, Jumat (11/12/2020) pagi pukul 07.05 WIB, di laman website KPU Kabupaten Lingga, hanya 27,05 persen data yang masuk dalam pemilihan kepala daerah calon bupati dan wakil bupati.

Masalah ini dapat tanggapan yang jelas dari salah satu anggota KPU Kabupaten Lingga, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara KPU, Rio Akmal Bukit.

Rio mengatakan, jaringan sinyal internet yang minim dan tidak menyeluruh di Kabupaten Lingga membuat penginputan data yang masuk menjadi lambat.

"Kendala kami pada jaringan, yang tidak semua daerah memiliki jaringan internet yang bagus di Kabupaten Lingga. Sehingga akibat terkendala jaringan, makan penginputan data menjadi tidak lancar. Dan alhamdulillah sekarang sudah mulai lancar kembali, dan data rekap naik jadi 33 sekian persen", ungkap Rio kepada TRIBUNBATAM.id, pukul 15.20 WIB kemarin.

Hingga saat ini progress yang masuk di laman KPU Lingga sudah 54,92 persen, 134 dari 244 TPS, pukul 06.42 WIB, Sabtu (12/12/20).

Anggota KPU Lingga tersebut juga mengatakan, sebelumnya memiliki kendala keterlambatan pendistribusian logistik akibat cuaca.

Yang seharusnya diantar pada Kamis (10/12/2020), namun baru sampai pada Jumat siang.

"Kami ada keterlambatan distribusi logistik, salah satunya dari Desa pekajang. Kapal mereka sudah setengah perjalanan pengantaran surat suara, namun karena angin dan gelombangnya kuat, mereka putar balik.

PILKADA LINGGA - Tiga Pasangan Calon atau Pilkada Lingga.
PILKADA LINGGA - Tiga Pasangan Calon atau Pilkada Lingga. (TribunBatam.id/Istimewa)

Akhirnya kami memutuskan untuk menjemput surat suara dengan menyewa Kapal yang lebih besar", ungkap Rio kepada TRIBUNBATAM.id," jelas Rio Akmal Bukit.

Namun, Rio mengaku hal itu masih bisa diterima, karena tidak ada keterlambatan waktu sebelum batas yang telah ditetapkan.

"Saat ini distribusi logistik masih tepat waktu, dan belum ada yang melewati dari tanggal yang telah ditetapkan," ujar Rio.

KPU Lingga Soal Partisipasi Pemilih

Komisi Pemilihan Umum atau KPU Lingga mengklaim tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada Serentak di Lingga melebihi target nasional.

Ketua KPU RI, Arief Budiman mengatakan KPU tetap optimistis tingkat partisipasi pemilih di tengah pandemi Covid-19 ini mencapai 77,5 persen.

Target partisipasi pemilih pada pilkada tahun ini ditentukan karena melihat angka partisipasi pemilih pada Pilkada 2018 hampir 74 persen dan Pemilu 2019 mencapai 81,9 persen.

PILKADA LINGGA - Riki Syolihin saat menggunakan hak pilihnya di TPS 4, Desa Duara, Kecamatan Lingga Utara, Rabu (9/12/20)
PILKADA LINGGA - Riki Syolihin saat menggunakan hak pilihnya di TPS 4, Desa Duara, Kecamatan Lingga Utara, Rabu (9/12/20) (Tribun/Istimewa)

Atas target yang telah dioptimiskan, ketua KPU Kabupaten Lingga, Juliati mengatakan bahwa untuk Pilkada Lingga, partisipasi pemilih telah melebihi terget nasional.

Terdapat tiga paslon yang akan berlaga di Pilkada Lingga.

Mereka di antaranya Muhammad Ishak dan Salmizi, Riki Syolihin dan Raja Supri, serta pasangan Muhammad Nizar dan Neko Wesha Pawelloy.

"Untuk tingkat partisipasi pemilih Pilbup Lingga 81,29 persen. Alhamdulillah melebihi target nasional,” sebut Ketua KPU Lingga, Minggu (13/12) malam.

Juliati menjelaskan bahwa angka partisipasi pemilih di Lingga saat ini mengalami peningkatan jika dibandingkan jumlah partisipasi pemilih di Pilkada Lingga tahun 2015 lalu.

Ia mengungkapkan, partisipasi pemilih Pilkada Lingga pada 2015 kemarin mencapai 76 persen.

"Ini artinya ada kenaikan partisipasi pemilih walaupun sekarang pandemi Covid-19,” ungkap Ketua KPU Lingga tersebut.

Namun Juliati belum bisa memastikan soal keseluruhan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdata di KPU.
Terindikasi kemungkinan adanya lonjakan jumlah partispasi pemilih yang masuk dikategorikan golput ataupun rusak.

“Sepertinya ini belum bisa dijawab karena menunggu hasil rekapitulasi besok yang akan dibacakan oleh PPK pada tingkat kecamatan masing-masing,” ujar Juliati.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved