Breaking News:

Misteri Kematian 6 Laskar FPI Dikuliti di Mata Najwa, Kok Polisi Tidak Memborgol saat Menangkap?

Mata Najwa tadi malam mengupas kematian 6 orang laskar FPI mencoba menyingkap misteri kematian

KOMPAS.com/www.najwashihab.com
Najwa Shihab 

TRIBUNBATAM.id - Masih banyak pertanyaan yang belum tersingkap. Siapa sebenarnya yang harus bertanggung jawab dalam kasus penembakan 6 orang laskar Front Pembela Islam (FPI) pada 7 Desember 2020 lalu?

Pertanyaan itu coba dikupas oleh Najwa Shihab tadi malam di acara Mata Najwa Silang Versi FPI-Polisi,

Mata Najwa menghadirkan narasumber dari Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik. 

Serunya Mata Najwa tadi malam bahas Rekonstruksi Penembakan Laskar FPI, ini hasil Komnas HAM sementara
Serunya Mata Najwa tadi malam bahas Rekonstruksi Penembakan Laskar FPI, ini hasil Komnas HAM sementara (tangkapan layar Youtube Najwa Shihab)

Seperti diketahui, rekonstruksi kasus penembakan 6 anggota laskar FPI sudah digelar secara terbuka termasuk dihadiri Komnas HAM namun perwakilan FPI tidak hadir.

Dala upaya menemukan kebenaran, Komnas HAM terjun langsung mencari bukti-bukti. 

Komnas HAM ikut mengungkap kasus penembakan anggota Laskar FPI oleh aparat kepolisian. Pihaknya telah bertemu anggota keluarga anggota Laskar yang meninggal, Kapolda Metro Jaya, Dirut Jasa Marga, dan ahli forensik.

Komnas HAM juga memeriksa sejumlah saksi. Namun, sebagaimana disampaikan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, keterangan saksi-saksi belum menggambarkan apa yang sebenarnya terjadi.

“Ada keterangan saksi di lapangan yang memang tidak berkesesuaian. Misalnya soal jumlah tembakan yang terdengar. Arahnya dari mana suara tembakan itu,” Kata Ahmad.

“Kami mengumpulkan informasi dan bukti-bukti dari kedua belah pihak. Kami sudah bertemu pihak FPI dan beberapa pihak keluarga,” kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.

“Lalu tim kami turun ke lapangan selama tiga hari untuk menemukan bukti-bukti. Ada selongsong peluru, ada sisa-sisa kendaraan yang (kondisinya) sepertinya saling bertubrukan,tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved