PILKADA KEPRI

Hasil Pilkada Kepri - Ansar-Marlin Unggul, KPU Kepri Tunda Rapat Pleno, Ini Sebabnya

Penundaan rapat pleno KPU Kepri karena ada empat kecamatan di Batam belum mengirimkan data perolehan suara TPS melalui aplikasi Sirekap

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Endra Kaputra
Komisioner KPU Kepri, Arison. KPU Kepri Tunda Rapat Pleno untuk Pilkada Kepri 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ditunda.

Penundaan dikarenakan ada empat kecamatan di Batam belum mengirimkan data perolehan suara Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pilkada Kepri melalui aplikasi Sirekap.

"Kalau penghitungan manual sudah dilakukan, dan tidak ada yang berubah dari hasil pleno tingkat Kabupaten/Kota.

Tadi kita sepakati dengan saksi-saksi, penetapan ditunda sampai besok. Sampai 4 kecamatan ini masukkan data semua ke Sirekap," ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepri, Arison, Jumat (18/12/2020).

Empat kecamatan di Batam yang belum mengirimkan data perolehan suara tersebut di antaranya, Sagulung, Nongsa, Batam Kota, dan Lubuk Baja.

Baca juga: Ansar-Marlin Perkasa di Pilkada Kepri 2020, Unggul dari Petahana Gubernur Isdianto Jauh Lampaui Romo

Baca juga: Hasil Pilkada Kepri, Isdianto-Suryani Unggul 143.799 Suara di Batam, Ansar-Marlin, Soerya-Iman?

"Total empat kecamatan itu ada sebanyak 747 TPS. Seluruh hasil perolehan suaranya harus dimasukkan ke sistem Sirekap," ucapnya.

Arison melanjutkan, untuk mempercepat proses penginputan data ke Sirekap, pihaknya akan mengerahkan sebanyak 10 operator agar bekerja maksimal.

"Jadi persoalan kenapa ditunda penetapan pleno ini hanya administratif saja. Besok kalau sudah kelar akan kita lakukan penetapan perolehan hasilnya," ujarnya.

Sebelumnya, rapat pleno rekapitulasi surat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur oleh KPU Kepri hanya tinggal Kota Batam dan Tanjungpinang yang belum dilakukan.

Rapat sempat dijeda untuk ibadah Salat Jumat.

Dari lima kabupaten yang sudah dilakukan rekapitulasi suara, pasangan calon (Paslon) nomor urut 3, Ansar-Marlin masih unggul.

Komisioner KPU Kepri, Arison mengatakan tidak ada perubahan suara dari hasil pleno tingkat Kabupaten/Kota.

"selain Batam dan Tanjungpinang yang belum dilakukan ya, tidak ada yang berubah, sama semua," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor urut 3, Ade Angga terlihat sangat bersemangat karena paslonnya masih berada di peringkat atas.

"Alhamdulillah sampai saat ini posisi kita masih di atas, dan tidak ada perubahan suara sedikit pun. Ini tinggal Batam dan Tanjungpinang saja," sebutnya.

Ia mengatakan, data yang diberikan Tim Ansar-Marlin (Aman) dari hasil pleno tingkat Kabupaten/Kota tidak ada perubahan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved