WISATA BATAM
Simpan Jejak Sejarah Batam, Museum Batam Raja Ali Haji Dibuka Bertepatan HJB ke-191
Soft opening Museum Batam Raja Ali Haji ditandai dengan pembukaan tirai yang menutupi sketsa wajah Raja Isa bin Raja Ali atau Nong Isa, Jumat (18/12)
Museum tersebut memiliki sudut khusus untuk memajang benda-benda bersejarah berkaitan dengan infrastruktur Batam.
Menurutnya, ke empat jam dinding itu masih akan diatur sedemikian rupa tata pamernya oleh tim yang khusus mengerjakan tata pamer museum.
Selain jam dinding Simpang Jam, Ardi menjelaskan, museum juga telah memiliki koleksi keramik dari Dinasti Ming sebanyak 600-an keping.
"Kita akan mengisi galeri untuk infrastruktur, jam ini akan jadi salah satu koleksi museum," ujar Kepala Dinas Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata ketika dihubungi, pada Kamis (29/10/2020).
Ardi mengaku, dirinya sempat menghubungi pihak satuan kerja pembangunan flyover, guna memperoleh kembali jam dinding Simpang Jam yang bersejarah tersebut.
"Nanti akan diatur tata pamernya, ada timnya," ujar Ardi.
Motif Batik Khusus Batam dan Kepri
Walaupun selama ini batik identik dengan motif-motif yang terkenal di Jawa, tapi ternyata di Batam, Kepulauan Riau juga memiliki motif batik yang khas lho.
Dengan mayoritas berpenduduk suku Melayu, motif yang muncul dalam lukisan batik asal Batam sangat identik dengan budaya suku tersebut.
Menariknya, hingga saat ini sudah ada 10 motif batik yang khas Batam yang telah dipatenkan dan mengantongi
hak paten dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Batik-batik tersebut merupakan kreasi dari Yusiq, seorang pelaku Batik asal Sumatera Utara yang telah lama bermukim di Batam.
Nah, berikut ini 10 motif batik khas Batam dan Kepulauan Riau :
Simak daftarnya berikut ini:
1. Awan Larat
Motif batik Awan Larat berupa tumbuhan sulur-suluran yang merambat dengan daun dan bunga bermekaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1812museum-batam-raja-ali-haji.jpg)