Breaking News:

NEWS WEBILOG TRIBUN BATAM

AWAS Rapid Test Palsu, Perbedaan Rapid Antigen & Persiapan Hang Nadim Jelang Natal Tahun Baru

Hasil rapid test palsu terungkap di Bandara Hang Nadim belum lama ini. Kadinkes Kepri mengungkap perbedaan Rapid Antigen dibanding rapid test antibodi

TribunBatam.id/Endra Kaputra
Awas Rapid Test Palsu, Kepala Dinkes Kepri, Mohammad Bisri mengungkap perbedaan rapid antigen dan rapid test antibodi. Foto diambil belum lama ini. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Surat hasil rapid test sebagai salah satu syarat penumpang, khususnya penumpang transportasi udara menjadi sorotan.

Selain karena terungkapnya kasus surat hasil rapid test palsu di Bandara Hang Nadim yang sempat membuat heboh, kini muncul Rapid Antigen yang mulai diterapkan pada sejumlah daerah besar di Indonesia.

Kadinkes Kepri Mohammad Bisri pun menjelaskan soal perbedaan rapid test antobodi dengan rapid test antigen.

Dalam News Webilog Tribun Batam, Senin (21/12), ia mengungkapkan jika perbedaan mendasar dari kedua rapid test itu terletak pada evektifitasnya.

Jika rapid test antibodi angka probabilitasnya mencapai 50 persen, lain denga Rapid Antigen dengan angka probabilitas mencapai 80 persen.

Penggunaan rapid test anitgen diberlakukan sebagai antisipasi penyebaran Covid-19, khususnya di masa liburan natal dan tahun baru.

"Daerah Jawa dan Bali itu menerapkan rapid tes antigen, tidak gunakan antibodi, malah Bali pakai PCR test.

Kalau kita mau ke Jakarta kita gunakan antigen. Kedepan semua akan pakai antigen," ujar Bisri.

Ia juga menyebutkan, bahwa di Kepri belum menerapkan rapid test antigen.

"Kalau warga butuhkan rapid test antigen dari Kepri untuk ke luar daerah yang mewajibkan itu.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved