Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Isu Reshuffle makin Kencang, Jokowi-Maruf Bertemu 4 Mata, Rabu Pon Bongkar Pasang Menteri?

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut komunikasi Presiden Jokowi dan Megawati Soekarnoputri makin intens beberapa waktu belakangan

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin memberi keterangan pers setelah acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad(20/10/2019). Menyusul ditangkapnya 2 menteri, isu reshuffle Kabinet Indonesia maju makin kencang 

Arsul menyebut komunikasi antara Presiden Jokowi dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa terus dilakukan.

Ia bahkan menyebut, komunikasi terakhir terjadi pada awal pekan lalu.

"Yang jelas komunikasinya jalan.

Baca juga: Presiden Jokowi Belum Berikan Nama Pengganti Idham Azis ke DPR, Apakah Jabatan Kapolri Diperpanjang?

Hanya bedanya, kalau dulu dengan pertemuan ramai-ramai, sekarang karena Covid-19, maka lebih pada one by one (satu per satu)," tutur Arsul.

Komunikasi Jokowi-Megga makin intens

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut, komunikasi antara Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri makin intens beberapa waktu belakangan.

Salah satunya membahas reshuffle.

"Secara periodik, Ibu Megawati Soekarnoputri bertemu dengan Presiden Jokowi.

Komunikasi memang sudah dilakukan," kata Hasto saat dihubungi, Ahad (20/12/2020), sebagaimana dilansir dari Kompas.id.

Presiden Joko Widodo berpidato usai dilantik menjadi presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad (20/10/2019)
Presiden Joko Widodo berpidato usai dilantik menjadi presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ahad (20/10/2019) (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras.(AKBAR NUGROHO GUMAY) via Kompas.com)

Hasto mengatakan, kepastian perombakan kabinet tinggal menunggu momentum tepat yang ditetapkan Jokowi.

Ia pun meyakini, semua keputusan yang akan diambil Jokowi melewati pertimbangan politik, efektivitas dan upaya peningkatan kinerja kabinet.

"Terhadap siapa nama-nama calon dari PDI Perjuangan, sesuai konstitusi partai, menjadi kewenangan ketua umum dan secara khusus disampaikan secara langsung ke Presiden Jokowi," katanya.

Gerindra tak ajukan nama

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Habiburokhman mengaku, partainya tak mengajukan nama kader untuk menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan di Kabinet Indonesia Maju.

Baca juga: Gibran Belum Dilantik, Putra Sulung Jokowi Mendadak Ramai Diceritakan! Nama Disebut di Kasus Bansos

"Enggak juga, kami tidak ada ajukan nama.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved