Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Enam Pesawat Bomber Milik China dan Rusia Lintasi Laut China Selatan, Ada Apa?

Empat pesawat bomber China jenis H-6K dan 2 unit pesawat bomber Rusia jenis Tu-95 dilaporkan melintasi laut china selatan pada

ISTIMEWA
Pesawat Bomber Milik China dan Rusia 

Editor Danang Setiawan

TRIBUNBATAM.id - Empat pesawat bomber China jenis H-6K dan 2 unit pesawat bomber Rusia jenis Tu-95 dilaporkan melintasi laut china selatan.

Kementerian Pertahanan Jepang merilis pernyataan terkait hadirnya enam pesawat bomber milik China dan Rusia tersebut.

Dalam laporannya, empat pesawat bomber jenis H-6K dan 2 unit pesawat bomber jenis Tu-95 terbang melintasi Laut Cina Selatan dan Laut Jepang.

Pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan China juga memberikan detail lebih lanjut tentang kehadiran pesawat bomber jenis baru seri H-6K milik Angkatan Udara China.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (22/12/2020).

Penerbangan sekelompok pesawat tersebut diakui China sebagai program patroli udara gabungan kedua antara China dan Rusia di kawasan Asia-Pasifik.

Dikutip dari Global Times, bomber H-6K merupakan pesawat bomber versi terbaru yang dimiliki China.

Pesawat bomber jenis H-6 sebelumnya diketahui hanya memiliki enam tiang sayap, masing-masing tiga di setiap sayap, kini terlihat memiliki lebih banyak tiang.

Pesawat jet tempur J-20 milik China
Pesawat jet tempur J-20 milik China (ist)

Baca juga: Inilah Militer Terkuat Sejagat, Bersaing Ketat Ancam Perdamaian Dunia, Ada China yang Merajalela!

Baca juga: Apakah Perang akan Terjadi di Laut China Selatan Setelah Joe Biden Gantikan Donald Trump

Berdasarkan pengamatan Wang Ya'nan, pemimpin redaksi majalah Aerospace Knowledge yang berbasis di Beijing, pesawat H-6K dengan delapan tiang bisa menjadi varian yang lebih baik dari versi aslinya.

Wang menjelaskan bahwa dua tiang sayap tambahan bisa digunakan untuk membawa pipa tambahan untuk penanggulangan elektronik, yang secara luas akan memberikan kontribusi signifikan terhadap daya tahan pesawat bomber dalam peperangan modern.

"Kemungkinan lain adalah bahwa H-6K baru dapat membawa delapan senjata rudal jarak jauh untuk sasaran darat, artinya pesawat tersebut memiliki daya tembak yang lebih kuat dari versi sebelumnya," ungkap Wang kepada Global Times.

Sebagai catatan. H-6K bukanlah pesawat bomber pertama dari seri H-6 yang memiliki delapan tiang sayap.

Sebelumnya sudah ada H-6J yang melakukan debut publik pertamanya pada bulan Juli dalam latihan di Laut Cina Selatan.

Ilustrasi pesawat tempur buatan China, J-20
Ilustrasi pesawat tempur buatan China, J-20 (popularmilitary.com)

Angkatan Laut China menjelaskan bahwa dua tiang tambahan pada H-6J digunakan untuk perangkat pod yang berfungsi dalam peperangan elektronik.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved