Senin, 20 April 2026

PENANGANAN COVID

Jelang Tahun Baru 2021, Permintaan Rapid Test Antigen Meningkat di Klinik Husada Tama Batam

Seorang petugas Klinik Husada Tama Batam bilang, seminggu belakang ini terjadi peningkatan pemeriksaan rapid test antigen maupun rapid test biasa

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/RONNYE LODO LALENG
Suasana di Klinik Husada Tama, Nagoya Batam, Kepri, Selasa (29/12/2020). Jelang Tahun Baru 2021, permintaan rapid test antigen meningkat di Klinik Husada Tama Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jelang Tahun Baru 2021, permintaan rapid test antigen meningkat di Klinik Husada Tama Batam.

Medical Check up Center Husada Tama yang terletak di Jl. Raden Patah Kompleks Galaxy Nagoya Batam, dipadati puluhan warga Batam, Selasa (29/12/2020) sore.

Puluhan warga terlihat mengantre dari dalam hingga pintu masuk Klinik Husada Tama.

Mereka terlihat sibuk mengisi formulir pendaftaran di pintu masuk klinik. Beberapa petugas klinik juga terlihat sibuk menangani warga yang hendak melakukan rapid test antigen dan rapid test antibody.

Pantauan Tribunbatam.id, tampak protokol kesehatan menjadi prioritas bagi layanan di klinik tersebut.

Terlihat, peserta bergantian melakukan pemeriksaan rapid test secara tenang dan jaga jarak satu dengan yang lain.

Baca juga: INI yang Harus Dilakukan Penumpang Jika Rapid Test Antigen di Bandara Hang Nadim Batam Positif

Baca juga: Natal Tahun Baru Kian Dekat, Simak Plus Minus Rapid Test Antigen Jadi Syarat Baru Perjalanan

Seorang warga, Sita (25) mengaku ikut pemeriksaan rapid test antigen karena akan melakukan perjalanan keluar Batam.

"Besok saya mau pulang kampung ke Flores Timur. Sekarang walaupun pakai kapal laut semuanya harus pake rapid rest antigen," ujar Sita.

Berbeda dengan Sita, seorang warga lain bernama Boy (19) mengakui, melakukan rapid test antigen sebagai salah satu persyaratan utama jika mau kerja.

"Saya sudah diterima kerja di sebuah perusahaan di kawasan Mukakuning. Sebelum training kami harus ikut rapid test antigen terlebih dahulu," katanya.

Ia mengatakan, hari ini adalah hari terakhir ikut rapid karena besok sudah mulai training.

Sementara itu, seorang petugas yang enggan disebut namanya mengatakan, seminggu belakang ini terjadi peningkatan pemeriksaan rapid test antigen maupun rapid test antibody di Klinik Husada Tama.

"Sejak seminggu ini, setiap hari tembus puluhan bahkan sampai ratusan orang yang melakukan rapid test," ujarnya.

Banyaknya warga yang melakukan rapid test antigen ini yakni untuk melakukan perjalanan ke luar Batam dan sebagian lagi untuk memenuhi persyaratan sebelum bekerja.

Untuk rapid test biasa per orang dikenakan biaya Rp 120.000. Itu sudah termasuk surat keterangan kesehatan, sedangkan rapid test antigen per orang dikenakan biaya Rp 250 ribu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved