HUMAN INTEREST

KISAH Calon Penumpang KM Kelud, Kena PHK di Batam hingga Jual Rumah dan Pilih Pulang Habis ke Medan

Merasa tak punya harapan hidup di Batam setelah kena PHK, Sembiring memutuskan untuk menjual rumah dan kendaraan lalu pulang habis ke Medan.

Penulis: ronnye lodo laleng |
TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng
Menjelang tahun baru 2021, Pelabuhan Batu Ampar Batam dipadati calon penumpang yang akan meninggalkan Batam menggunakan kapal Pelni KM Kelud.  

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ribuan calon penumpang KM Kelud memadati lokasi pelabuhan dari ruang tunggu hingga ke pintu masuk pelabuhan.

Para penumpang tersebut terlihat mengantri sepanjang 50 meter.

Tidak hanya dewasa, anak-anak dan ibu hamil juga ikut pulang ke kampung halaman demi bertemu sanak-saudaranya yang ada di kampung halaman.

"Saya hari ini pulang habis, karena di Batam sudah tidak seperti dulu lagi, cari kerja sudah sulit, ditambah lagi Batam sudah tidak aman lagi seperti dulu," kata Sembiring kepada TRIBUNBATAM.id, Rabu, (30/12/2020).

Ia mengaku sejak pandemi Covid-19 melanda Batam membuatnya diberhentikan dari tempat kerja di salah satu perusahaan yang berada di kawasan Muka Kuning.

Sembiring ingin hidup dan menghabiskan masa tua di kampung halaman, Medan, Sumatera Utara.

"Kemungkinan saya tidak ke Batam lagi karena seluruh harta benda seperti Rumah, kendaraan bermotor sudah saya jual semuanya," lanjut pria 34 tahun tersebut.

Berbeda dengan Sembiring salah satu calon penumpang KM Kelud lainnya yang bernama Theresia (32) punya cerita berbeda, meski membawa anak ia nekat pulang kampung karena tuntutan dari keluarga.

Baca juga: RIBUAN Orang Kembali Tinggalkan Batam, Naik KM Kelud ke Medan Ingin Rayakan Tahun Baru di Kampung

"Meski situasi pandemi tapi saya bersama rombongan nekat saja pulang kampung," ujarnya.

Theresia mengatakan menurut kebiasaan keluarganya yang ada di Medan setiap Tahun Baru, keluarga besar wajib berkunjung di rumah orang tuanya.

"Sudah 3 tahun berturut-turut saya tidak sempat berkumpul dengan keluarga besar saat Tahun Baru, untuk itu mau nggak mau tahun baru 2021 ini saya harus memenuhi permintaan orang tua untuk semuanya berkumpul," sambungnya.

"Setiap kali tahun baru kami keluarga besar berkumpul untuk saling maaf-maafan, di sana ada sesi nasehat dari orang tua, atau orang yang dituakan," imbuhnya.

Ia berharap semoga mudiknya kali ini tidak berpengaruh terhadap kesehatan mereka.

Sementara itu di lokasi pelabuhan juga terlihat petugas keamanan dari TNI, Polri, dan juga Ditpam sedang berjaga-jaga di sekitar pelabuhan.

Terpantau juga ada dua pos pengamanan di samping pelabuhan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved