Minggu, 31 Mei 2026

BMKG Minta Warga Waspada, Batam Hujan Lebat, Tinggi Gelombang Kepri Tembus 5 Meter

BMKG Minta Warga Waspada. Selain Batam Hujan Lebat, Terdapat potensi gelombang tinggi hingga 5 Meter di Perairan Kepri. Wilayah mana saja itu?

Tayang:
tribunnews batam/ian pertanian
BMKG Minta Warga Waspada, Batam Hujan Lebat, Tinggi Gelombang Kepri Tembus 5 Meter. Foto Dua warga sedang berteduh di halte Bus Trans Batam di Simpang Base Camp, Batuaji, Kota Batam. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

“Benar sekitar pukul 10.00 WIB tadi ada pohon tumbang,” ujarnya, Jumat (1/1/2020).

Pohon tumbang itu sempat mengganggu lalu lintas di sebagian ruas jalan ke rumah warga.

Warga sekitar bergotong-royong membersihkan pohon tumbang dari jalan.

“Syukurlah tidak ada korban jiwa. Hanya sedikit bagian ranting dahan yang menimpa teras rumah warga. Sehingga timbul kerusakan kecil di bagian teras rumah,” terang Azhar.

Ia melanjutkan, pohon besar yang dekat dengan rumah warga tersebut tumbang akibat hujan deras ditambah lagi angin kencang.

Air pasang di Kampung Suak Rasau, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Jumat (1/1/2021). Beberapa anak terlihat bermain di air pasang
Air pasang di Kampung Suak Rasau, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Jumat (1/1/2021). Beberapa anak terlihat bermain di air pasang (tribunbatam.id/Febriyuanda)

“Saya selaku Pemerintah Desa Duara mengimbau kepada warga, terkhususnya warga Desa Duara, uUntuk lebih berhati-hati dan waspada terkait datangnya musim penghujan kali ini. Apalagi di musim awal tahun, air laut naik semakin tinggi,” imbau Azhar.

Diketahui, hujan deras disertai air pasang semakin tinggi tak hanya terjadi di Desa Duara saja.

Dari pantauan TribunBatam.id, di wilayah lain seperti Desa Sungai Buluh, Singkep Barat, hujan disertai air laut naik meredam sejumlah rumah warga, tepatnya di Kampung Suak Rasau.

Sebuah pohon mangga dilaporkan tumbang, sekira pukul 13.40 WIB.

"Kami kaget ada bunyi bising, rupanya pohon tumbang di depan rumah," kata Usup, warga Kampung Suak Rasau.

Warga gotong royong membersihkan pohon tumbang di Desa Duara Lingga, Jumat (1/1/2021)
Warga gotong royong membersihkan pohon tumbang di Desa Duara Lingga, Jumat (1/1/2021) (tribunbatam.id/istimewa)

Syukurnya insiden pohon tumbang ini tidak memakan korban atau pun merusak warga. Namun terlihat pohon mengenai kabel rumah warga, dan pipa air.

"Ini air laut naiknya paling tinggi. Dulu tak pernah seperti ini naiknya," kata beberapa warga yang mengobrol.

Namun begitu, tampak beberapa warga tidak mempersalahkan hal tersebut, karena air laut naik jadi fenomena musiman saat akhir tahun maupun masuk awal tahun.

Hingga saat ini beberapa warga Kampung Suak Rasau itu terlihat membicarakan fenomena itu.

Selain itu, juga tampak anak-anak berenang dan main hujan saat itu. Saat ini ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, dan di sudut lainnya juga mencapai pinggang.(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Hening Sekar Utami)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved