Kamis, 7 Mei 2026

Brexit Kelar, Inggris Resmi Pisah dari Uni Eropa. Ini Dampak yang Akan Dirasakan Warga Inggris

Brexit, pada dasarnya mulai berlaku tengah malam di Brussel atau 23.00 PM waktu London, ketika Inggris mengakhiri keanggotaan de facto, yang dikenal..

Tayang:
Kompas.com
Suporter Brexit mengibarkan bendera Union Jack di Parliamentary Square, London, pada 31 Januari 2020. Brexit akan mempunyai dampak besar ke Inggris Raya tak terkecuali ke Premier League dan Liga Inggris. (AFP/DANIEL LEAL-OLIVAS) 

Pemerintah Inggris menyarankan para pelancong ke negara-negara tersebut untuk menanyakan kepada operator telepon mereka untuk mengetahui tentang biaya roaming.

Beberapa operator seluler seperti Three, EE, O2 dan Vodafone, mengatakan mereka tidak memiliki rencana saat ini untuk mengubah kebijakan roaming seluler mereka tahun depan.

Sementara itu, pemerintah telah membuat undang-undang untuk melindungi warga Inggris dari biaya tak terduga mulai 1 Januari, dengan batas 45 poundsterling (Rp 860 ribu) per bulan untuk biaya penggunaan data seluler saat berada di luar negeri.

Ini berarti warga Inggris tidak dapat terus menggunakan layanan data seluler saat roaming kecuali mereka memilih untuk menggunakannya.

Undang-undang juga memastikan bahwa konsumen akan terus menerima peringatan ketika mereka menggunakan data 80% dan 100%.

Operator seluler juga harus memastikan mereka terus menyediakan informasi kepada pelanggan mereka di Irlandia Utara tentang cara menghindari roaming yang tidak disengaja di wilayah perbatasan mulai 1 Januari.

Operator akan diminta untuk mengambil langkah-langkah yang wajar untuk melindungi pelanggan mereka dari membayar biaya roaming karena mengakses layanan roaming secara tidak sengaja.

Imigrasi

Mulai 1 Januari 2021, sistem imigrasi berbasis poin Inggris yang baru akan mulai berlaku.

Warga negara UE akan diperlakukan sama dengan warga negara non-UE dan harus mengajukan visa untuk tinggal, bekerja atau belajar di Inggris.

Warga negara Irlandia akan terus dapat masuk dan tinggal di Inggris seperti yang mereka lakukan sekarang.

Warga negara UE tidak memerlukan visa untuk masuk ke Inggris ketika mengunjungi Inggris hingga enam bulan.

Warga negara Uni Eropa yang sudah tinggal di Inggris, serta mereka yang berasal dari Islandia, Liechtenstein, Norwegia atau Swiss, perlu mengajukan permohonan untuk terus tinggal di Inggris setelah 31 Desember di bawah skema status menetap. (*)

Simak berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Baca juga: Foto-foto Pohon Tumbang hingga Rumah Warga di Lingga Roboh dan Terseret ke Laut

Baca juga: Kesaksian Kamsina, Tongkang Rusak Tiga Rumah di Tanjung Uma Batam, Mak, Ayo Keluar Rumah

Baca juga: Kabar Duka, Anggota DPRD Tanjungpinang dan Karo Pemerintahan Pemprov Kepri Tutup usia

Baca juga: BMKG Info: Alert! High Waves in Natuna and Anambas Waters Reach 5 Meters

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved