Minggu, 31 Mei 2026

Mata Kakek Renta Berkaca-kaca, Uang Jualan Sapu Lidi Lenyap Dijambret

Abah, begitulah sosok kakek renta itu disapa. Jalannya terbungkuk-bungkuk, matanya berkaca-kaca setelah uang jualan sapi lidi lenyap dijambret.

Tayang:
Facebook/arif cahyana
Kakek penjual sapu lidi dijambret 

Abah juga menunjukkan tasnya yang kosong usai dijambret.

Dari keterangan yang ditulis oleh Arif, selama ini Abah tidur di gudang Pasar Badak.

Uang yang dirampas oleh para penjmbret itu merupakan uang hasil jualannya selama berminggu-minggu.

Dan rencananya akan disetorkan kepada bos tempat ia mengambil sapu jualan.

Unggahan inipun langsung mendapat banyak komentar dari para netizen.

Nunun "Tega banget orang yang udah ngambil uang nya abah, semga aja tuh si jambret kena azab."

Dede Mulyadi "semoga yg menjabret dibukakan pintu hatinya minta maaf ke sikakek dan mengembalikan uangnya"

Tyo Mcfc "Nangis saya liatnya ya Allah, semoga si abah diberikan kesehatan dan rezeki yang banyak oleh Allah SWT..."

Aisyah Dermawan "sungguh miris yg ngambil uang nya...ga punya hati nurani ...gak ingatkah mereka juga bakal tua dan punya orang tua..buat abah semoga sehat trs dan dilimpahkan rezeki nya.."

Yuli Indah "Sedih banget. Sindikat nya udh biasa kayanya ya target nya org lansia atau org tua gt,hrs segera di tindak.moga aja cpt ke tangkap aparat.
Abah semoga sehat sll,ya Allah kl ktmu mau borong sapu nya"

Ada juga netizen yang mengajak netizen lain untuk membuka donasi.

Dari informasi yang diunggah oleh akun Instagram @pandeglangeksis Kakek itu sendiri bernama Sarman (87).

Ia merupakan penjual sapu lidi dengan penghasilan kurang dari Rp 30 ribu seharinya.

Abah tinggal di gudang Pasar Badak itu selama 19 tahun.

Ia juga memiliki 3 orang anak, namun mirisnya ketiganya tidak pernah menengok dirinya.

Abah pun kini menerima uang donasi yang dikumpulkan oleh komunitas @berbaginasipandeglang sebesar Rp 11 juta rupiah. (Lex) 

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Miris Kakek Penjual Sapu Lidi Dijambret, Uang Rp 400 Ribu Raib

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved