Senin, 1 Juni 2026

Mengenal Siti Rahmani Rauf, Penggagas Kalimat Populer 'Ini Budi, Ini Ibu Budi'

Kalimat populer 'Ini Budi, Ini Ibu Budi' dibuat oleh Siti Rahmani Rauf. Siapa dia? Berikut profil singkatnya TribunBatam.id rangkum untuk Anda.

Tayang:
Warta Kota
Mengenal Siti Rahmani Rauf, Penggagas Kalimat Populer 'Ini Budi, Ini Ibu Budi'. Foto Siti Rahmani Rauf pada tahun 2015. 

Sekarang belum-belum diajarkan ilmu pengetahuan yang berat," kata Karmeni kepada Tribun Network.

Siti Rahmani Rauf telah berpulang pada 10 Mei 2016 lalu.

Ia meninggal dunia pada usia 97 tahun akibat sakit yang dideritanya.

Ia wafat di kediamannya yang berlokasi di Jalan Jati Petamburan I Nomor 8, RT 02/01 Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat pukul 21.20 WIB.

Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Bulan Juli, murid sekolah akan kembali masuk sekolah seperti sebelum masa pandemi corona.
Siswa sekolah dasar negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020). Bulan Juli, murid sekolah akan kembali masuk sekolah seperti sebelum masa pandemi corona. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Sosok Siti Rahmani Rauf atau akrab disapa bunda Siti itu memang sangat berjasa bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Walau tidak begitu dikenal oleh masyarakat luas, alat peraganya dalam pelajaran membaca yakni, 'Ibu Budi' dalam buku paket pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa SD pada era tahun 80 hingga 90-an itu masih dikenang hingga kini.

"Semua siswa angkatan 80an sampai 90an pasti kenal siapa 'Ibu Budi', karena di tahun itu membaca masih dianggap sulit dan belum populer, khususnya bagi masyarakat daerah.

Karena itu diterapkan metode baca 'Ibu Budi', supaya lebih mudah mengeja kata," ungkap Karmeni Rauf, anak dari Siti Rahmani Rauf di kediamannya.

Semasa hidup, Siti Rahmani Rauf lebih banyak berbaring di tempat tidur.

Ia pun sudah tak dapat berbicara panjang lebar.

Sehari-hari, perempuan yang sangat berjasa di dunia pendidikan itu ditemani oleh putrinya yang bernama Karmeni Rauf.

Meskipun usianya sudah renta, tetapi semangat Siti tak pernah luntur. Di usianya sekarang, ia masih sering membaca novel-novel Belanda.

Biasanya, Siti bangun di tengah malam untuk membaca, lalu tidur di siang harinya.

Menurut penuturan Karmeni, ibunya sering kali mengigau ingin mengajar di malam hari.

"Ayo siapin baju, Ibu mau ngajar. Ayo anak-anak kerjain PR, kerjain tugas, jangan bandel ya," ujar Karmeni Rauf menirukan ucapan ibunya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved