Rabu, 8 April 2026

Mengenal Siti Rahmani Rauf, Penggagas Kalimat Populer 'Ini Budi, Ini Ibu Budi'

Kalimat populer 'Ini Budi, Ini Ibu Budi' dibuat oleh Siti Rahmani Rauf. Siapa dia? Berikut profil singkatnya TribunBatam.id rangkum untuk Anda.

Warta Kota
Mengenal Siti Rahmani Rauf, Penggagas Kalimat Populer 'Ini Budi, Ini Ibu Budi'. Foto Siti Rahmani Rauf pada tahun 2015. 

TRIBUNBATAM.id - "Ini Budi, Ini Ibu Budi," Kalian mungkin sudah tidak asing dengan kalimat itu bukan?

Kalimat itu biasa ditemukan pada buku pelajaran Sekolah Dasar, tepatnya di bangku sekolah kelas satu.

Kalimat yang begitu sederhana, tapi begitu lekat di kepala.

Kalian penasaran siapa penggagas kalimat tersebut.

Ya, kalimat nan mahsyur itu rupanya dibuat oleh Siti Rahmani Rauf.

Perempuan kelahiran Sumatra 15 Juni 1919 itu, merupakan sosok dibalik kalimat populer ini.

Siti yang dilahirkan di Sumatra Barat menjadi guru di daerah itu mulai tahun 1938 sampai 1953.

Tahun 1954, Siti Rahmani Rauf memutuskan untuk pindah ke Jakarta bersama suami dan anak-anaknya.

Lantas bagaimana hingga kalimat populer ini bisa sampai ada di buku pelajaran siswa?

Putri Siti Rahmani Rauf, Karmeni Rauf mengungkapkan, jika itu berdasarkan permintaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Saat buku selesai dicetak, Siti Rahmani Rauf pun lantas ditanya ingin meminta bayaran berapa.

Jawabannya sungguh mengejutkan. Siti tak mau dibayar dengan uang karena hanya ingin berangkat haji.

Baca juga: Pria Lulusan SD jadi Dokter Gadungan, Kelabui Sejumlah Wanita, Ada yang Diajak Ngamar

Baca juga: OJK Kepri Beri Bansos ke 2 Sekolah di Batam, Bantu Ringankan Pelajar Tak Mampu di Masa Covid

JUARA LOMBA - Siswi Sekolah Dasar (SD) di Tanjungpinang, Diva meraih juara satu lomba membaca Dongeng Pahlawan Bangsa
JUARA LOMBA - Siswi Sekolah Dasar (SD) di Tanjungpinang, Diva meraih juara satu lomba membaca Dongeng Pahlawan Bangsa (TRIBUNBATAM.ID)

Ia memang cinta dengan dunia pendidikan dan mengutamakan agama dibanding materi.

Siti dan anaknya masih berharap buku itu dipakai kembali untuk mengajar membaca anak-anak SD.

"Sayang lho, saya saksinya kalau buku ini benar-benar membantu. Anak kelas satu itu yang penting bisa baca dulu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved