Perancis Laporkan Kasus Pertama Varian Baru Virus Corona Afrika Selatan
Kementerian Kesehatan Prancis menyatakan, varian baru virus corona menginfeksi seorang pria yang tinggal di wilayah Haut-Rhin, yang berbatasan ...
TRIBUNBATAM.id - Prancis melaporkan kasus pertama masuknya varian baru virus corona Afrika Selatan (Afsel) pada Kamis, (31/12/2020).
Sebagaimana dilansir AFP, Jumat (1/1/2021), Kementerian Kesehatan Prancis menyatakan, varian baru virus corona menginfeksi seorang pria yang tinggal di wilayah Haut-Rhin, yang berbatasan dengan Swiss. Ia baru kembali dari Afsel.
Varian corona 501.V2 pertama kali dideteksi oleh pemerintah Afsel pada pertengahan Desember lalu.
Sejak saat itu, kasus serupa juga ditemukan di Jepang dan Inggris.
Baca juga: China Konfirmasi Kasus Pertama Varian Baru Covid-19
Baca juga: Varian Baru Virus Corona 54 Persen Lebih Menular, Inggris Perketat Lockdown
Para ahli meyakini, varian tersebut lebih cepat menular seperti versi lain yang pertama kali ditemukan di Inggris.
Afsel sendiri merupakan negara yang paling banyak mencatat kasus Covid-19 di Benua Afrika.
Jumlah kasus corona di sana telah menembus 1 juta kasus di mana lebih dari 26 ribu orang di antaranya meninggal dunia.
Saat ini, pemerintah Afrika Selatan memberlakukan pembatasan wilayah yang lebih ketat.
Mereka juga mewajibkan warga untuk memakai masker dan melarang penjualan minuman keras. (*)
Simak berita terupdate lainnya di GOOGLE NEWS
Baca juga: Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Batam Tambah 39 Orang, Simak Riwayat Penyakit di Antaranya
Baca juga: Arti Kedutan di Dahi, Dahi Dekat Alis Kanan Pertanda Keinginan Akan Terwujud
Baca juga: Towards the End of the Year, Pertalite and Premium are Empty at a Number of Batam Gas Station
Baca juga: Persiapan PON Papua, Tim Futsal Kepri Fokus Pelatda Mandiri, Terkendala Anggaran Pembinaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/25042020ilustrasi-covid-19-atau-virus-corona.jpg)