Polisi Tembak Anak dan Istri, Kalau Tidak Dihalangi Anak, Mungkin Sang Istri Sudah Tiada
Istri korban penembakan oleh suaminya, yang berprofesi sebagai polisi, di Sukmajaya, Depok ternyata diketahui merupakan seorang guru.
TRIBUNBATAM.id | Depok - Istri Polisi yang kini kritis usai ditembak suaminya sendiri ternyata merupakan seorang Guru.
Sang istri selamat walaupun dalam keadaan kritis.
Nyawa sang istri selamat ketika anak lelakinya yang juga merupakan seorang Polisi menghalangi ayahnya menembak sang ibu.
Kini baik anak dan istri polisi tersebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara sang ayah nekat bunuh diri usai menembak keluarganya.
Istri korban penembakan oleh suaminya, yang berprofesi sebagai polisi, di Sukmajaya, Depok ternyata diketahui merupakan seorang guru.
Informasi tersebut diperoleh saat pemakaman jenazah Aiptu Slamet Teguh Riyanto di TPU Tirtajaya, Sukmajaya, Depok, Kamis (31/12/2020).
Diberitakan sebelumnya Aiptu Slamet Teguh Riyanto terlibat cekcok dengan istrinya.
Kemudian menembak sang istri dan putranya hingga kritis.
Sedangkan Teguh menembakkan pistol ke dalam mulutnya hingga tewas di tempat.
Saat pemakaman jenazah Aiptu Slamet Teguh Riyanto, hadir Ketua RT2/3, Tirtajaya, Sukmajaya, Sugiono.
Sugiono mengatakan, selama ini keluarga Teguh baik-baik saja.
Diketahui sang istri mendiang Teguh merupakan guru yang mengajar di wilayah Tangerang Selatan.
"Selama ini keluarga beliau baik-baik saja. Mengenai kejadian itu saya tak mendengar adanya suara tembakan, karena lokasi rumah saya agak jauh," kata Sugiono.
Aiptu Teguh meninggalkan seorang istri dan empat anak yaitu dua putra dan dua putri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/polisi-tembak-anak-dan-istri.jpg)