Senin, 20 April 2026

LINGGA TERKINI

Cuaca Ekstrem di Lingga, Satpolairud Gelar Imbauan ke Pengunjung Pantai Sergang

Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Lingga gelar kegiatan himbauan keselamatan kepada warga masyarakat Singkep bagian pesisir khususnya p

Penulis: Febriyuanda | Editor: Agus Tri Harsanto
ist
Kegiatan himbauan keselamatan kepada warga oleh Satpolairud Polres Lingga di wisata Pantai Indah Sergang, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu (2/1/2021). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Lingga gelar kegiatan himbauan keselamatan kepada warga masyarakat Singkep bagian pesisir khususnya para Nelayan.

Imbauan dilakukan menyusul adanya cuaca ekstrem belakangan ini. 

Kegiatan himbauan tersebut diikuti oleh Kasatpolairud Tes Lingga, Kanit Gakum Polairud Lingga, Personil Polairud Lingga, dan ikut serta juga Anggota Satpol-PP Lingga.

"Kegiatan tersebut digelar berlokasi di Pelabuhan Dabo Singkep, Pelabuhan Jagoh, Panti Nelayan Sekop, serta Pantai Wisata Sergang,"ucap Kasatpolairud Polres Lingga AKP Charles Thomas, Sabtu (2/1/2021).

Adapun sasaran utama dilaksanakan himbauan cuaca ekstrim dan gelombang tinggi, adalah kepada para Kapten kapal penumpang tujuan Daik lingga, Penumpang Kapal Arena, para Nelayan dan pengemudi Kapal Pompong.

"Termasuk juga para pengunjung tempat wisata Pantai Sergang," lanjut AKP Charles.

Selain menghimbau agar terus waspada mengenai cuaca ekstrim dan gelombang tinggi, pihaknya juga memberikan himbauan tentang Protokol Kesehatan (protkes) terkait pencegahan penularan covid-19 dengan cara mencuci tangan, menggunakan masker dan tetap menjaga jarak.

Baca juga: Hardiono Lepaskan 350 Ekor Tukik di Pantai Marquez Lingga

“Alhamdulillah sejak awal dilaksanakan hingga berakhirnya kegitan, situasi tetap terjaga aman, lancar dan tertib serta belum ditemukan laka laut maupun kejadian menonjol lainnya," terang Kasatpolairud.

Dikarenakan gelombang laut tinggi beserta  angin kencang, Tim juga memberikan himbauan kepada pengunjung pantai wisata supaya tidak melakukan kegiatan berenang.

"Cuaca seperti ini sangat tidak kondusif jika dilakukan aktivitas berenang, ataupun main air laut," imbau AKP Charles.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Dabo, Sahat Mauli Pasaribu menjelaskan bahwa terdapat shearline (belokan Angin) akibat adanya pola siklonik di wilayah Pontianak bagian barat, menyebabkan bertambahnya peluang pembentukan awan-awan hujan di wilayah Kepulauan Riau, berdampak juga untuk Kabupaten Lingga.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lingga terjadi pada pagi, malam dan dini hari," terang Sahat Mauli Pasaribu, Minggu (3/1/2021)

Selain itu, kepada TRIBUNBATAM.id, Sahat Mauli Pasaribu juga menjelaskan selain wilayah Pesisir, wilayah non-pesisir juga harus waspada terhadap potensi hujan yang terus menerus.

"Untuk non pesisir, banjir disebabkan antara lain : akumulasi dari curah hujan beberapa hari, dranaise yang kurang baik, sekitar wilayah tersebut kemungkinan ada sungai yang dangkal dan resapan air yang tidak baik," jelas Kepala Stasiun BMKG Dabo itu.

Dari pantauan TribunBatam.id sendiri, banjir yang diakibatkan hujan masih belum ada di wilayah non pesisir, hanya beberapa rumah yang pada Jumat (1/1) kemarin mengalami banjir sedang di Desa Sungai Harapan Dan Desa Kuala Raya akibat hujan.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

baca berita terbaru lainnya di google news

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved