Mengintip Pembuatan dan Cara Kerja Novavax, Vaksin Terbaru Pilihan RI Buatan AS
Mengintip Pembuatan dan Cara Kerja Novavax, Vaksin Terbaru Pilihan RI buatan AS. Perusahaan Novavax berbasis di Maryland, Amerika Serikat.
TRIBUNBATAM.id - Mengintip Pembuatan dan Cara Kerja Novavax, Vaksin Terbaru Pilihan RI buatan AS.
Program vaksinasi untuk masyarakat Indonesia sebentar lagi akan segera direalisasikan.
Dengan melakukan vaksinasi, diharapkan bakal segera mengakhiri cengkeraman Covid-19 setahun belakangan.
Untuk menjangkau ratusan juta masyarakat Indonesia, Pemerintah telah menyiapkan 7 jenis vaksin.
Salah satunya adalah Novavax.
Vaksin ini merupakan yang terbaru pilihan RI.
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menambah vaksin buatan Amerika Serikat, Novavax Inc, ke dalam daftar vaksin yang akan digunakan di Indonesia.
Dengan tambahan itu, Indonesia akan menggunakan 7 jenis vaksin.
Hal itu disampaikan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/12758/2020.
"(Menetapkan) sebagai jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi di Indonesia," tulis keputusan tersebut.
Adapun keenam vaksin lainnya adalah vaksin produksi PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer Inc and BioNTech, dan Sinovac.
Lantas, seperti apa vaksin Novavax ini?
Baca juga: 40,2 Juta Orang Akan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama, Berlangsung 2 Tahap
Mengenal vaksin Novavax
Perusahaan vaksin yang berbasis di Maryland, Amerika Serikat, mengembangkan vaksin virus corona berbasis protein yang disebut NVX-CoV2373.
Melansir laman resmi Novavax, NVX-CoV2373 merupakan protein yang direkayasa dari urutan genetik SARS-CoV-2, penyebab penyakit Covid-19.
NVX-CoV2373 dibuat menggunakan teknologi nanopartikel rekombinan Novavax untuk menghasilkan antigen yang berasal dari protein lonjakan virus corona (S) dan ditambahkan dengan Matrix-M berbasis saponin.
Meski berasal dari urutan genetik SARS-Cov-2, NVX-CoV2373 mengandung antigen protein yang dimurnikan dan tidak dapat bereplikasi, serta tidak bisa menyebabkan infeksi Covid-19.
Vaksin tersebut menghasilkan antibodi dalam jumlah yang sangat tinggi dalam uji klinis awal.
Baca juga: Usai Terima Suntikan Vaksin Covid-19, Kakek 75 Tahun Tewas karena Serangan Jantung
Baca juga: 5 Negara yang Gratiskan Vaksin Corona, Ini Perkiraan Harga Sinovac di Indonesia
Pembuatan dan cara kerja
Untuk membuat vaksin Novavax, dikutip dari The New York Times, Kamis (31/12/2020), para peneliti memulai dengan gen spike yang dimodifikasi.
Mereka memasukkan gen tersebut ke dalam virus yang berbeda, yang disebut baculovirus, dan membiarkannya menginfeksi sel serangga.
Sel yang terinfeksi menghasilkan protein lonjakan yang secara spontan bergabung bersama untuk membentuk lonjakan, seperti yang mereka lakukan di permukaan virus corona.
Metode serupa dalam menumbuhkan dan memanen protein virus telah digunakan untuk membuat vaksin berlisensi untuk penyakit, termasuk influenza dan HPV.
Jika orang yang sudah divaksin terinfeksi virus corona, antibodi mereka dapat mengunci protein lonjakan tersebut.
Virus pun tidak dapat memasuki sel dan infeksinya akan diblokir.
Vaksin Novavax juga dapat memicu perlindungan lain dengan menghancurkan sel yang terinfeksi.
Ketika virus corona menyerang, sel yang terinfeksi meletakkan fragmen protein lonjakannya di permukaannya.
Sel pembawa antigen dapat mengaktifkan jenis sel kekebalan yang disebut sel T pembunuh.
Dengan demikian, dapat mengenali sel yang terinfeksi virus corona dan menghancurkannya sebelum mereka memiliki kesempatan untuk menghasilkan virus baru.
Baca juga: Cek Nama Anda di pedulilindungi.id/cek-nik, Sebagai Penerima Vaksin Corona Dari Pemerintah
Uji coba fase 3
Pada akhir Desember 2020, uji coba fase 3 lainnya telah mulai mendaftarkan sukarekawan dewasa.
Uji coba terkontrol plasebo secara acak akan mendaftarkan sekitar 30.000 orang di sekitar 115 lokasi di Amerika Serikat dan Meksiko.
Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi keamanan dan kemanjuran Novavax.
Hingga saat ini, vaksin tersebut belum merilis data hasil uji coba, sehingga belum diketahui kemanjurannya.
Dibandingkan vaksin Moderna dan Pfizer/BioNTech, vaksin buatan Novavax disebut lebih mudah didistribusikan dan disimpan.
Sebab, vaksin tersebut dapat stabil dalam lemari es hingga tiga bulan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Novavax, Vaksin Terbaru yang Akan Digunakan di Indonesia".
Baca berita terbaru lainnya di Google!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/yeah11.jpg)