Kamis, 16 April 2026

BATAM TERKINI

14 Mei, PT Moya Selesai Kelola Air Bersih di Batam, BP Batam Segera Buka Lelang Pengelola Baru 

Badan Pengusahaan (BP) Batam saat ini tengah menyiapkan rencana lelang pengelolaan air bersih di Kota Batam.

ist
BP Batam menunjuk Mitra Penyelenggaraan Operasi dan Pemeliharaan Selama Masa Transisi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam. Sejumlah pelanggan khawatir layanan air bersih terganggu karena keputusan ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam saat ini tengah menyiapkan rencana lelang pengelolaan air bersih di Kota Batam.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, BP Batam, Binsar Tambunan saat berada di Kantor Wali Kota Batam Lantai IV.

"Sekarang masih persiapan untuk lelang," kata Binsar, Senin (4/1/2020).

Pengelolaan air di tangan PT Moya Indonesia hanyalah selama transisi konsesi pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam selama 6 bulan.

Persiapan itu dilakukan, karena sesuai dengan tahap transisi menuju konsesi baru, berjalan selama 6 bulan.

Konsesi pengelolaan air bersih antara BP dan ATB, sebelumnya berakhir 14 November 2020 lalu.

Sehingga, lanjut dia, jika dihitung masa transisi pengelolaan air ditangan PT Moya, akan berakhir 14 Mei 2021. 

"Belum (waktu mulai tender). Kan belum masa transisi," sambung Binsar.

Baca juga: TITIK Banjir di Batam Makin Banyak, BP Batam Bakal Bangun Drainase Lebar 7 Meter Sedalam 3 Meter

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, jika PT Moya Indonesia mengelola air baku di Batam, dalam masa transisi enam bulan.

Moya ditujukan untuk memberikan pelayanan distribusi air menjadi lebih baik lagi.

Setelah masa transisi berakhir, BP Batam akan membuka tender pengelolaan air baku untuk masa konsesi kedua selama 25 tahun.

Tender ini, nantinya akan terbuka bagi siapa saja yang memenuhi persyaratan.

Masa transisi konsesi pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam merupakan titik kritis yang harus mendapat perhatian pemerintah.

Jika tidak berjalan mulus, maka berpotensi mengganggu layanan air bersih di Kota Batam.

Awalnya, BP Batam berniat melakukan pengelolaan SPAM Batam secara mandiri.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved