Breaking News:

HUMAN INTEREST

Badut si Penggali Kubur TPU Sei Temiang, Tak Pernah Dapat Pengalaman Aneh saat Kerja

Badut menekuni profesi tukang gali kubur TPU Sei Temiang sudah 10 tahun. Saking lamanya, ia sampai hapal kontur tanah di kompleks pemakaman umum itu.

TribunBatam.id/Ian Sitanggang
Badut si Penggali Kubur TPU Sei Temiang, Batam, Provinsi Kepri, Rabu (6/1/2021). Selama 10 tahun menekuni profesi itu, ia mengaku tak Pernah Dapat Pengalaman Aneh saat Kerja. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Menjadi tukang gali kubur sudah dilakoni Badut selama sepuluh tahun.

Namanya memang unik, tapi pekerjaannya boleh dibilang mulia.

Ia menjadi penggali kubur di Tempat Pemakaman Umum atau TPU Sei Temiang.

Saking lamanya Badut menekuni profesi itu, ia sampai hapal kontur tanah di Sei Temiang.

Hingga lama waktu untuk membuat lubang galian.

Badut mengungkapkan, terdapat tiga jenis tanah di lokasi pemakaman ini.

Selain tanah liat, menurutnya ada tanah bauksit hingga kontur batu di TPU Sei Temiang.

Untuk satu lubang kubur, Badut bersama rekannya bisa menyiapkan dalam waktu sekitar tiga jam.

Waktu pengerjaan lubang kubur, menurutnya bisa lebih singkat jika kontur tanah bercampur pasir.

"Kalau itu paling satu setengah jam selesai. Tapi kalau batu, galinya harus pakai mesin.

Bahkan pernah, kami menyelesaikan satu lubang kubur sampai enam jam," ucap Badut saat ditemui TribunBatam.id, Rabu (6/1/2021).

Dalam bekerja Badut tidak sendiri. Ada rekan kerjanya Agus bersama rekan seprofesi lainnya yang menggantungkan hidup dari pekerjaan ini.

Baca juga: Cek Kondisi TPU Sei Temiang, Direktur Lahan BP Batam Tak Merespons saat Ditanya Pewarta

Baca juga: Pawang Hujan Tewas dalam Kecelakaan saat Bawa Motor di Sei Temiang Batam

BERDOA - Sejumlah anggota paguyuban Batak di Batam ikut mengantarkan jenazah Kepala KSOP Batam, Sanggam Marihot Simamora ke TPU Sei Temiang, Kamis (5/11/2020). Setelah jasad masuk ke liang lahat, mereka berdoa untuk kebaikan mendiang
BERDOA - Sejumlah anggota paguyuban Batak di Batam ikut mengantarkan jenazah Kepala KSOP Batam, Sanggam Marihot Simamora ke TPU Sei Temiang, Kamis (5/11/2020). Setelah jasad masuk ke liang lahat, mereka berdoa untuk kebaikan mendiang (TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING)

Selama sepuluh tahun bekerja, banyak sudah suka duka dirasakannya.

Duka yang paling dirasakan ketika harus membuat lubang kubur saat musim hujan dan musim panas.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved