INFO KEUANGAN
Berpeluang Tembus Rp 1 Juta ke Atas, Ini Prospek Harga Emas Antam di Tahun 2021
Direktur Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo menjelaskan, harga emas Antam mempunyai korelasi dengan pergerakan harga emas dunia.
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Banyak cara seseorang dalam menyisihkan sebagian tabungan untuk investasi.
Salah satu investasi yang paling diminati orang yakni investasi emas.
Nah, bagi anda yang ingin ingin investasi emas mungkin tahun ini waktu yang tepat untuk memulai.
Direktur Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo menjelaskan, harga emas Antam mempunyai korelasi dengan pergerakan harga emas dunia.
DIlansir dari kontan.co.id, harga emas batangan keluaran Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membuka peluang kembali ke atas Rp 1 juta per gram di tahun ini.
Ini terjadi setelah kemarin (6/1), harga emas Antam naik Rp 6.000 dan berada di level Rp 981.000 per gram.
“Apalagi secara historikal, emas Antam dan emas dunia mengalami penguatan di setiap awal tahun. Ini karena terus meningkatnya volume permintaan pasar dari bulan Desember 2020 hingga awal tahun 2021 yang biasa di sebut moment January effect,” jelas Dikki ketika dihubungi Kontan.co.id, Rabu (6/1).
Baca juga: Emas Antam Hari Ini Rabu 6 Januari 2021, Naik 6000 Menjadi Rp 981.000 Per Gram
Baca juga: Seperti Dapat Durian Runtuh, Warga Panen Butiran Emas di Aliran Sungai: Berkah di Tengah Pandemi
Saat ini faktor utama yang mengangkat kinerja emas adalah indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang berada di titik terendahnya dalam dua tahun terakhir.
Hal inilah yang membuat volume permintaan pasar terhadap emas Antam dan emas dunia meningkat tajam.
Secara fundamental, Dikki menilai kondisi emas Antam dan emas dunia masih positif seiring tertekannya pasar keuangan akibat peluncuran stimulus fiskal dari beberapa bank sentral di dunia.
Oleh karena itu, di tengah fundamental si kuning yang bagus, tak mengherankan harga emas Antam juga ikut terkerek.
Dikki bilang tren pergerakan emas Antam masih akan mempertahankan reli penguatannya di tengah ancaman kasus Covid-19 yang membuat beberapa negara kembali menerapkan lockdown.
“Jadi bagi para investor bisa segera bersiap untuk membeli emas Antam ketika terjadi koreksi harga. Banyak kalangan yang memperkirakan emas spot bisa kembali menyentuh level US$ 2.000 per ons troi, jika itu terjadi tidak menutup kemungkinan harga emas Antam bisa kembali ke Rp 1 juta per gram,” pungkas Dikki.
Kebijakan tersebut juga akan memicu terjadinya inflasi yang tentunya menjadi katalis positif untuk emas.
Apalagi, imbal hasil riil aset safe haven lain, yakni obligasi pemerintah AS juga negatif.