Nenek Ginem Tidur & Makan di Atas Tumpukan Sampah, Sebatang Kara Tak Diakui Keluarga

Hidup sebatang kara, Waginem tidur di rumah yang sangat sederhana yang dipenuhi sampah dan bau menyengat

Kompas.com/Ahmad Dzulviqor
Nenek Ginem Tidur & Makan di Atas Tumpukan Sampah, Sebatang Kara Tak Diakui Keluarga 

"Dia memang suka marah kalau barangnya ada yang sentuh, bahkan kalau masyarakat sekitar bantu membersihkan rumah, dia marah, sampahnya dia kembalikan lagi ke rumahnya," kata Sugeng.

Ilustrasi nenek
Ilustrasi nenek (suar.id)

Bahkan petugas Dinas Sosial yang mendatangi rumahnya pun mengaku sulit memberikan pemahaman pada Ginem.

Tidak diakui keluarga

Sifat pemarahnya itu tidak terlepas dari kisah hidup Ginem yang menyedihkan.

Tidak ada keluarga yang mengakui keberadaannya.

Ginem sebenarnya memiliki rumah peninggalan almarhum suami, namun terbakar pada tahun 2015.

"Rumah peninggalan almarhum suaminya terbakar pada sekitar 2015 lalu, sejak itu ia menempati rumah bantuan pemerintah Kalimantan Timur, rumah dengan kategori SSS (Sangat Sederhana Sekali)," lanjut Sugeng.

Baca juga: Dendam Karena Tak Dihargai, 2 Pelaku Bunuh Pelajar SMA di Padang, Jasad Korban Ditemukan sang Nenek

Baca juga: Nenek Roslina Murka, Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi

Dia banyak menghabiskan waktu dengan berjalan tanpa tujuan.

Ketika pulang, dia biasanya membawa makanan dan uang pemberian orang lain.

Rumah dibedah, ditemukan banyak uang

Uang-uang pemberian masyarakat ternyata juga tidak dia simpan dengan baik.

Ada uang yang disimpan di plastik dan diletakkan bercampur sampah.

Waginem (65) seorang nenek penjual nasi keliling menjadi korban penipuan oleh wanita misterius yang berpura-pura ingin memborong dagangannya pada Jumat (4/9/2020).
Waginem (65) seorang nenek penjual nasi keliling menjadi korban penipuan oleh wanita misterius yang berpura-pura ingin memborong dagangannya pada Jumat (4/9/2020). (Kompas.com)

Ada pula uang yang sudah seperti sampah karena rusak dan kotor.

Keberadaan uang itu diketahui setelah Komandan Koramil Nunukan Kapten Cba Teguh Setiawan memerintahkan anggotanya membedah rumah nenek Ginem.

"Kita semprot semua, kecoa, tikus cacing kita basmi, pokoknya kita bersihkan sampai kinclong, dan ternyata dalam tumpukan sampah kita temukan uang, itu ditaruh di banyak kresek, jumlahnya lebih 8 jutaan, yang rusak saja lebih 1 juta uangnya, campur aduk sama sampah," kata Teguh.

Baca juga: Kronologi Bayi 5 Bulan Dicekik Ayah Kandung, Kepergok Sang Nenek

Baca juga: Nenek Roslina Murka, Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved