Jumat, 15 Mei 2026

Hari Ini Kota Tokyo Jepang Berstatus Darurat Setelah Kasus Harian Covid-19 Lebih 6000

Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura mengatakan pembatasannya berpusat di bar dan restoran sebagai langkah-langkah untuk memerangi penularan

Tayang:
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
AFP/ KAZUHIRO NOGI
Penumpang Kereta di Stasiun Shinagawa, Tokyo Jepang berjalan mengenakan masker pada hari pertama ibukota Jepang ini dinyatakan berstatus darurat, Jumat (8/1/2021). 

Heri mengimbau agar WNI mematuhi peraturan Pemerintah Jpang hal protokol kesehatan maupun kebijakan terkait lainnya seperti aturan keluar-masuk Jepang.

"Tingkatkan kehati-hatian dan kurangi bepergian. Terutama ke tempat-tempat ramai. Kecuali untuk kepentingan yang sangat mendesak," ujar Heri.

Untuk keseharian, Heri juga mengingatkan para WNI di Jepang untuk terus mengenakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga ventilasi ruangan.

Dia juga mengimbai WNI untuk menghindari kondisi 3C yaitu closed spaces (ruangan tertutup), crowded places (tempat ramai), dan close conversation (mengobrol jarak dekat). 

Jika terpaksa melakukan kegiatan bersama di dalam ruangan atau makan di restoran, Heri meminta WNI agar memperhatikan ”Five Keeps” untuk kesehatan bersama.

"Pertama, jaga jumlah orang yang makan bersama. Kedua, jaga lamanya waktu makan agar kurang dari 1 jam. Ketiga, jaga suara dan tidak berisik. Keempat, jaga pemisahan makanan dan minuman. Kelima, jaga ventilasi dan kebersihan ruangan," terang Heri.

Berdasarkan data dari Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo, ada cukup banyak WNI yang tinggal di kawasan pemberlakuan keadaan darurat.

Di Tokyo terdapat 5.450 orang, Chiba ada 2.697 orang, Saitama ada 3.433 orang, dan Kanagawa dengan 4.044. 

Secara umum, Jepang mengalami lonjakan kasus Covid-19 baru yang menunjukkan terjadinya pandemi gelombang ketiga.

Pada 7 Januari, Tokyo mencatat rekor 2.447 kasus Covid-19 baru atau 40,7 persen dari kasus nasional.

Secara nasional Jepang mencatat 7.490 kasus Covid-19, pertama kalinya kasus nasional di atas angka 7.000 kasus.

Ada pun total jumlah kasus virus corona di Jepang adalah 266.924 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 3.859 orang.

.

.

.

sumber: channelnewsasia.com, kompas.com, baca juga berita lainnya di Google News
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved