HUMAN INTEREST

Kisah Sukses Perantau di Batam Aismansyah, Kuliahkan Dua Anak dari Usaha Warung Makan

Aismansyah merupakan satu di antara perantau di Batam yang sukses. Usaha warung makannya mampu mengantarkan dua anaknya menempuh perguruan tinggi.

TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Kisah Sukses Perantau di Batam Aismansyah, Kuliahkan Dua Anak dari Usaha Warung Makan. Foto Aismansyah perantau asal Pandeglang Banten, Jumat (8/1/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kisah Sukses Perantau di Batam Aismansyah, Kuliahkan Dua Anak dari Usaha Warung Makan.

Aismansyah merupakan satu di antaranya sekian banyak perantau yang sukses selama berada di Batam.

Pria berusia 66 tahun asal Pandeglang Banten ini sudah asam garam mengecap kerasnya hidup.

Sejak 1984, ia memberanikan diri untuk merantau ke Batam.

Sejak umur 7 tahun, bapak tiga anak ini sudah tinggal sebatang kara.

Perantau asal Pandeglang Banten, Aismansyah, Jumat (8/1/2021). Usaha warung makan yang dirintisnya sejak 2016, mampu membawa kedua anaknya mengenyam perguruan tinggi.
Perantau asal Pandeglang Banten, Aismansyah, Jumat (8/1/2021). Usaha warung makan yang dirintisnya sejak 2016, mampu membawa kedua anaknya mengenyam perguruan tinggi. (TribunBatam.id/Muhammad Ilham)

Ibunya meninggal saat berumur 6 tahun sedang ayahnya meninggal saat ia 7 tahun.

Hidup sebatang kara membuat Aismansyah maka ia tidak pernah menempuh dunia pendidikan.

Sebelum merantau ke Batam, Aisman sempat bekerja di negeri jiran Malaysia.

Di sana apapun pekerjaan ia ambil, selagi itu halal.

Sebut saja pekerjaan kasar. Mulai dari tukang bangunan, petani sawit sampai pekerja di restoran pernah ia lakoni.

"Pokok campur sari lah," ujarnya sambil tersenyum saat ditemui TribunBatam.id, Jumat (8/1/2021).

Di Batam, ia pernah bekerja di peternakan katak di lahan seluas 43 Hektare di Batuaji.

Katak milik bosnya itu menurutnya akan diekspor ke Hongkong, Taiwan, Amerika dan China.

Baca juga: Perantau Datang Lagi ke Batam, Tiba di Pelabuhan Batu Ampar, Pilih Kapal Pelni

Baca juga: Batam Magnet Bagi Perantau, Sempat Pulang Habis, Pasutri ini Usaha Tambal Ban & Bensin

Batam Magnet Bagi Perantau, Sempat Pulang Habis, Pasutri ini Usaha Tambal Ban & Bensin. Foto Jamilah di usaha kecilnya di tepi jalan Sei Panas, Rabu (6/1/2021).
Batam Magnet Bagi Perantau, Sempat Pulang Habis, Pasutri ini Usaha Tambal Ban & Bensin. Foto Jamilah di usaha kecilnya di tepi jalan Sei Panas, Rabu (6/1/2021). (TribunBatam.id/Muhammad Ilham)

"Katak itu dijual dagingnya," sebutnya

Sayang, setelah 2 tahun bekerja ia terpaksa berhenti.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved