Kamis, 28 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Jangan Keliru, Ini Beda Kanker Serviks dan Kanker Ovarium, Punya Gejala Mirip

Jangan Keliru, Ini Beda Kanker Serviks dan Kanker Ovarium, Punya Gejala Mirip. Kedua penyakit ganas ini termasuk paling mematikan. 

Tayang:
FREEPIK.COM
KANKER - Jangan Keliru, Ini Beda Kanker Serviks dan Kanker Ovarium, Punya Gejala Mirip. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Jangan Keliru, Ini Beda Kanker Serviks dan Kanker Ovarium, Punya Gejala Mirip.

Ada banyak penyakit yang mengintai organ reproduksi wanita.

2 yang paling berbahaya adalah kanker serviks dan kanker ovarium.

Kedua penyakit ganas ini termasuk paling mematikan. 

Baik kanker serviks ataupun kanker ovarium, keduanya memiliki gejala yang cenderung mirip.

Hal ini menyebabkan banyak pasien yang terlambat mengindikasi dan melakukan penanganan terhadap penyakit tersebut.

Membedakan kanker serviks dan kanker ovarium memang memerlukan penanganan ahli.

Secara keseluruhan, gejala yang mengindikasikan kanker ovarium seringkali sulit untuk didiagnosis.

Untuk mendiagnosis apakah gejala Anda jinak atau bersifat kanker, dokter Anda kemungkinan akan melakukan serangkaian tes seperti pemeriksaan panggul, biopsi, atau CT scan.

Namun, beberapa perbedaan gejala kanker serviks dan ovarium yang sangat mencolok, antara lain:

Baca juga: Bakar-bakar Tahun Baru, Waspada Bahaya Terlalu Banyak Makan Daging, Picu Kanker

1. Pendarahan vagina setelah menopause

Pendarahan pascamenopause bisa terjadi karena kanker endometrium.

Lebih dari 90 persen wanita yang terdiagnosis kanker endometrium juga mengalami perdarahan pascamenopause sebagai gejala awal.

Setiap pendarahan abnormal atau perdarahan pasca menopause harus segera mendapatkan evaluasi dokter.

Namun, pendarahan pasca menopause juga bisa tanda kanker serviks.

Baca juga: Waspada Tanda-tanda Kanker Serviks yang Jarang Disadari, Menstruasi Tak Lancar

2. Pendarahan  yang tidak normal sebelum menopause

Setiap terjadinya pendarahan yang tidak normalbisamenjadi tanda awal kanker endometrium atau serviks.

Pendarahan yang lebih berat dari periode menstruasi atau menstruasi yang tidak teratur juga perlu segera di selidiki.

Wanita juga disarankan menemui dokter jika mengalami pendarahan usai berhubungan seksual atau mengalami pendarahan di antara masa menstruasi.

3. Nyeri panggul

Nyeri panggul yang terus-menerus dan rasa tidak nyaman juga bisa menjadi tanda potensial kanker ovarium.

Gangguan pencernaan seperti penumpukan gas, gangguan pencernaan, tekanan, kembung, dan kram juga dapat mengindikasikan kanker ovarium.

4. Penurunan atau kenaikan berat badan yang tidak terduga

Bagi wanita penderita kanker ovarium, ada banyak hal yang memicu kenaikan berat badan.

Salah satunya adalah ukuran tumor.

Tumor sering kali tidak terdiagnosis sampai ukurannya relatif besar.

Penambahan berat badan juga bisa terjadi karena cairan menumpuk di perut.

5. Kehilangan nafsu makan

Penderita kaker ovarium juga seringkali kehilangan nafsu makan.

Jika Anda tiba-tiba kehilangan lebih dari 4,5 kiligram berat badan tanpa mengubah pola makan atau meningkatkan olahraga, segera konsultasikan dengan dokter.

Dalam banyak kasus, kurangnya nafsu makan adalah akibat dari sel kanker yang memengaruhi metabolisme.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Punya Gejala Mirip, Ini Beda Kanker Serviks dan Ovarium".

Baca berita terbaru lainnya di Google!

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved