TANJUNGPINANG TERKINI
Banjir di Tanjungpinang, Basarnas Gerak Cepat, Evakuasi Korban Banjir Sejak Dini Hari
Basarnas sudah begerak ke sejumlah titik rawan banjir di Tanjungpinang sejak Minggu (10/1/2021) pukul 02.30 WIB.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Tanjungpinang sejak Sabtu (9/1) sampai hari ini.
Kondisi ini menyebakan sejumlah wilayah di ibukota Provinsi Kepri itu terendam banjir.
Basarnas pun gerak cepat mengevakuasi warga terdampak banjir.
Mereka sudah bergerak ke sejumlah titik rawan banjir di Tanjungpinang sejak pukul 02.30 WIB.
"Seluruh wilayah Kota Tanjungpinang diguyur hujan dan angin kencang, sehingga mengakibatkan di beberapa titik wilayah mengalami banjir.
Kami bergerak cepat membantu warga," ucap Kepala Basarnas Tanjungpinang, melalui Humas, Agung, Minggu (10/1/2021).
Disampaikannya, Basarnas melakukan evakuasi korban terdampak banjir ke tempat yang aman.
"Selanjutnya akan kita bawa ke Dinas Sosial untuk sementara waktu hingga kondisi cuaca kembali normal," ucapnya kembali.
PLN Pemadaman Listrik Darurat
Kondisi hujan di Tanjungpinang mengguyur wilayah itu sejak Sabtu (9/1) hingga Minggu (10/1/2021).
Dampak hujan di Tanjungpinang ini, PT Perusahaan Listrik Negara Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan atau PLN UP3 Tanjungpinang terpaksa memadamkan listrik di sejumlah wilayah.
Langkah ini dilakukan setelah sejumlah trafo di ibukota Provinsi Kepri itu terendam banjir.
Kondisi banjir di Tanjungpinang sebelumnya dialami sejumlah warga saat Awal Tahun 2021.
Setidaknya, ada 15 titik banjir dan 3 lokasi tanah longsor di Tanjungpinang.
Hujan diketahui turun di wilayah itu sejak Sabtu (9/1) sore hingga Minggu (10/1/2021) pagi.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Cuaca Minggu 10 Januari 2021, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir hingga Banjir
Baca juga: Banjir di Batam, Akses Jalan Kantor Camat Nongsa Tergenang Air Selulut Orang Dewasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/basarnas-tanjungpinang-evakuasi-korban-banjir.jpg)