Pernah Alami Heartburn? Segera Hindari Makanan Ini
Apakah kamu pernah merasakan sensasi perih dan terbakar di bagian dada? Jika iya, itu artinya kamu mengalami heartburn.
7. Mint
Peppermint dapat meredakan sakit perut karena melemaskan otot perut serta memiliki efek menenangkan.
Namun, peppermint juga melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, yang berarti peppermint dapat memperburuk gejala heartburn.
"Mint, termasuk peppermint dan spearmint oil melemaskan sfingter esofagus bagian bawah, yang menyebabkan cairan pencernaan terangkat kembali ke kerongkongan."
Begitu kata David Nico, PhD, nutrisi holistik dari DrHealthnut.com dan penulis "Diet Diagnosis".
8. Burger
Di Indonesia, burger adalah makanan favorit bagi penyuka junk food. Dan kita tahu bahwa makanan cepat saji tidak baik untuk kesehatan.
Di samping mengendurkan sfingter esofagus bagian bawah, burger memiliki lemak jenuh yang tinggi, sehingga memperlambat proses pencernaan.
Menurut International Foundation for Gastrointestinal Disorders, mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gorengan dapat mengendurkan tekanan sfingter esofagus bagian bawah dan memperlambat proses pengosongan perut.
Kondisi ini dapat meningkatkan risiko refluks asam.
9. Tomat
Makanan yang mengandung banyak tomat seperti spaghetti, dan saus tomat secara alami bersifat asam dan menyebabkan heartburn.
Saus tomat bisa sulit dicerna karena kerap dipadukan bersama bawang, yang juga memicu kondisi terbakar di dada.
10. Susu
Susu murni bukan minuman ideal bagi penderita heartburn.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-makanan-halal-di-singapura.jpg)