BATAM TERKINI
Ayah Tendang Balita di Batam Hingga Kakinya Patah, Polisi: Proses Maksimal, Saya Juga Seorang Ayah
Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan mengaku tidak tega melihat korban yang dianiaya oleh ayah kandungnya sendiri
Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
Anak tak diinginkan
Reky balita di Batam yang menjadi korban penganiayaan ayahnya mulai gemuk kembali setelah dirawat oleh sang nenek.
Diketahui, ketika menjadi korban kekerasan Dwiki Alfandi (20), Bayi Reky beratnya turun hingga 15 Kg.
Bahkan semua penyidik di Polresta Barelang meneteskan air mata melihat kondisi Reky hanya tinggal kulit pembalut tulang.
Ternyata kehadiran Reky tidak diinginkan oleh Dwiki sang ayah.
Menurutnya, itu bukanlah anak kandungnya alias bukan darah dagingnya.
Baca juga: Reky Balita di Batam Dianiaya Ayah Kandungnya, Kakinya Patah Lehernya Tak Bisa Menopang Kepala
Baca juga: Cekcok Rumah Tangga Berujung Penjara, Ayah Aniaya Anak Kandung Hingga Patah Tulang
Maka dari itu, dirinya tega menganiaya anak lelaki tersebut.
Berbeda dengan Marlina (20) ibu dari Reky, menurut Marlina itu adalah anak dari hubungan terlarangnya dengan Dwiki.
Malahan dia mau dilakukan tes DNA agar sang suami percaya kalau anak itu adalah anaknya.
"Saya mau saja disuruh tes DNA, kalau dia tak percaya kalau itu adalah anaknya," sebut Marlina lagi.
Akibat penganiayaan itu, korban kini harus menjalanu terapi pengobatan di rumah sakit.
Kaki Reky Patah
Satreskrim Polresta Barelang menangkap pelaku kekerasan terhadap anak kandungnya sendiri di Batam.
Pelaku Berinisial Dwiki Alfandi (20) ditangkap dikawasan Batu Aji Batam setelah dilaporkan oleh istrinya ke Polilis.
Akibat perbuatannya tersebut, korban yang masih berumur Reki 1 tahun 7 bulan tersebut mengalami patah kaki hingga leher sang anak tidak bisa tegakan.