Breaking News:

SELEB TERKINI

4 Fakta Gugatan Terhadap Raffi Ahmad, Minta Maaf hingga Tanggal Sidang Sudah Ditentukan

Deretan fakta gugatan yang ditujukan ke Raffi Ahmad, datang ke pesta setelah mendapatkan vaksin Covid-19.

kolase tribunnews.com
Fakta gugatan yang dilayangkan ke Raffi Ahmad. 

TRIBUNBATAM.id - Deratan fakta gugatan yang ditujukan ke Raffi Ahmad, imbas suami Nagita Slavina datang ke pesta setelah vaksin Covid-19.

Raffi Ahmad beserta istrinya datang ke pesta, setelah dirinya mendapat vaksin Covid-19.

Gugatan ini ditujukan ke Raffi Ahmad karena dianggap tidak melakukan protokol kesehatan bersama dengan tamu pesta lainnya.

Insiden ini menuai kontroversi. Seorang advokat publik, David Tobing, bahkan mendaftarkan gugatan resmi terhadap Raffi di Pengadilan Negeri Depok, Jumat (15/1/2021).

Berikut rangkumannya:

Baca juga: Acara 7 Bulanan Zaskia Sungkar akan Disiarkan Langsung, Youtube Raffi Ahmad Ikut Terlibat

1. Isi gugatan

"Saya menuntut agar hakim memerintahkan Raffi tidak keluar rumah selama 30 hari sejak menerima vaksinasi kedua dan menghukum Raffi membuat permohonan maaf di tujuh media televisi dan tujuh harian surat kabar," kata David melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat.

David menganggap Raffi telah menimbulkan kerugian immateriil atas tindakannya mengabaikan protokol kesehatan pada hari yang sama usai divaksinasi Covid-19.

Secara lebih rinci, bukan hanya permintaan maaf, David meminta hakim memerintahkan Raffi agar menyampaikan komitmen untuk terus-menerus menyosialisasikan serta menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi pada:

  • Tujuh TV swasta nasional: SCTV, RCTI, Trans TV, TV One, Metro TV, Kompas TV, dan Indosiar
  • Tujuh koran harian nasional: Kompas, Tempo, Sindo, Media Indonesia, Merdeka, Republika, dan Jakarta Post masing-masing berukuran setengah halaman.

Raffi juga diminta melakukan hal yang sama di akun Facebook dan Instagram pribadinya.

2. Alasan gugatan

David yang juga Ketua Komunitas Konsumen Indonesia ini menganggap Raffi melanggar aturan terkait protokol kesehatan, seperti Pergub DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021, Perda DKI Jakarta Nomor 2 Tahun 2020, atau Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Halaman
123
Editor: Mona Andriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved