LINGGA TERKINI
Banyak Jalan Rusak, Warga Minta Akses Jalan di Kecamatan Singkep Barat Lingga segera Diperbaiki
Warga Desa Marok Tua, Udin prihatin jalan rusak itu semakin rusak akibat intensitas hujan tinggi belakangan ini.Udin berharap jalan segera diperbaiki
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Kepala Desa (Kades) Batu Berdaun, Zainal mengatakan, daerah warga yang terkena banjir tersebut, yakni Kampung Baru dan Kampung Boyan.
"Warga mulai mengungsi sejak kemarin (Rabu), kira-kira pukul 10.00 WIB. Semua yang terdampak 54 KK, namun yang baru mengungsi di sini 31 KK," kata Zainal kepada Tribunbatam.id, Kamis siang.
Zainal melanjutkan, ada sebagian rumah yang terendam banjir, dan ada beberapa rumah yang rusak berat akibat terjangan gelombang laut.
"Mereka berusaha membuang air parit, dan juga membuat bendungan. Namun, kita tidak bisa melawan alam, hanya bisa berupaya.
Saya telah menyampaikan kepada pihak warga, agar mengungsi dulu sampai arus laut benar-benar kembali normal," terang Zainal.
Zainal berharap, agar pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bisa mengupayakan pembangunan di pantai, agar kejadian ini tidak terulang kembali.
"Semoga bisa dibangun tembok pemecah gelombang, kira-kira yang dibutuhkan 6 kilometer," ucap Kades Batu Berdaun itu.
Sementara itu, ia menaksir kerugian yang dialami warga terdampak lebih kurang Rp 100 juta dari musibah itu.
Dari informasi yang dihimpum TribunBatam.id, ada beberapa bantuan baik itu dari Kabupaten, donatur, dari desa, pihak Puskesmas dan kecamatan sudah tersalurkan.
Selain itu, juga telah didirikan sebuah posko bencana dari Kemensos, tepatnya di depan pengungsian warga.
Cerita Warga
Seorang warga Kampung Boyan, Ismawati menceritakan kejadian banjir rob tersebut bermula saat Rabu dini hari kemarin.
"Sekitar pukul 03.00 WIB, air itu sudah meluap masuk dalam rumah kami. Hingga pukul 05.00 WIB, air sudah mencapai paha, saat itu situasi juga hujan," ungkap Ismawati kepada tribunbatam.id.
Ia melanjutkan, saat itu sudah banyak warga yang keluar dari rumah dan membangunkan warga lainnya.
"Kami kalau tak dibangunkan tak sadar. Habis baju-baju semua basah," sambung suami Ismawati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1601jalan-rusak-di-singkep-barat-lingga.jpg)