Pembunuh Mahasiswa Telkom Tabrak Pedagang Soto saat Ditangkap Polisi
mahasiswa Universitas Telkom bernama Fathan Ardian Nurmiftah tewas dibunuh. Kepala dibenturkan ke tembok lalu dicekik.
TRIBUNBATAM.id - Hanya gara-gara tersinggung ucapan, mahasiswa Universitas Telkom bernama Fathan Ardian Nurmiftah tewas dibunuh. Kepala dibenturkan ke tembok lalu dicekik.
Tragedi pembunuhan Fathan Ardian Nurmiftah terbongkar setelah Polres Karawang menangkap tiga tersangka. Saat dibunuh, tubuh mahasiswa Universitas Telkom itu terlilit kasur dan terbungkus plastik.
Warga menemukann jenazah Fathan di parit sekitar persawahan, Desa Bayur Kidul, Kecamatan Kulon, Rabu (13/1/2021).
Pelaku berjumlah tiga orang yakni, JF alias JO (31) sebagai eksekutor, HA (21), dan RH (24), yang membantu mengikat an membuang jasad korban ke lokasi kejadian.
Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, berdasarkan berita acara pemeriksaan (BAP), motif pelaku JO membunuh korban karena kesal Fathan ingkar janji tak kunjung memberi pinjaman uang kepadanya.
"Tim masih bekerja untuk mendalami kemungkinan ada motif lain," kata Rama saat dikonfirmasi, Jumat (15/1/2021).
KOMPAS.COM/FARIDATiga pelaku pembunuh mahasiswa Universitas Telkom saat dihadirkan di Mapolres Karawang.
Baca juga: Terkuak Fakta Mengerikan Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Minta Tebusan saat Korban Tak Bernyawa
Kronologi kejadian

Saat di rumah pelaku, antara korban dan JO ini sempat terlibat perdebatan.
Dari pengakuan pelaku, ada kata-kata korban yang menyinggungnya hingga membuat JO memukul Fathan.
Tak terima, Fathan pun membalas. JO kemudian membenturkan kepala Fathan ke tembok.
Saat tubuh Fathan terlentang, pelaku kemudian mencekiknya.
"Beberapa waktu kemudian (Fathan) meninggal dunia," ujarnya.
Kata Rama, tiga pelaku ditangkap di lokasi berbeda, HA ditangkap di depan pabrik mobil di Kawasan Industri BIC, Purwakarta, Kamis (14/1/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.
Tersangka JO ditangkap di pinggir Jalan Ahmad Yani, Cikampek, sekitar pukul 16.30 WIB.