GUNUNG SEMERU MELETUS
Riwayat Letusan Gunung Semeru 3 Dekade Terakhir, Terparah Tahun 1994, Kini Waspada
Inilah Riwayat Letusan Gunung Semeru 3 Dekade Terakhir, Terparah Tahun 1994, Kini Waspada.
Kala itu, kubah kawah Jonggring Seloko terbuka hingga saat ini.
1992
Terjadi letusan stromboli dengan pembentukan kubah lava dan lidah lava sepanjang 1,5km dari kawah pada bulan November hingga Desember.
1994: 2 Februari-15 Februari
- 2 Februari 1994, terjadi 9 kali letusan yang mengeluarkan asap putih tebal dengan ketinggian 500 meter.
Selain itu, tercatat ada 34 kali guguran lava ke arah Besuk Kembar sejauh 1 km.
- 3 Februari 1994 pukul 03.50 WIB, terjadi letusan disertai suara dentuman yang menyebabkan hujan abu.
Terdapat pula guguran lava yang membentuk awan panas.
Pada letusan 1994 ini tercatat ada 7 orang meninggal dunia karena terkena awan panas dan 2 orang hanyut oleh lahar pada tanggal 13 Februari 1994.
Aktivitas Gunung Semeru berangsur menurun kembali menuju normal dengan luncuran awan panas mencapai jarak 200- 750m dari puncak.
2002
Pada 11 Maret 2002, status Gunung Semeru dinaikkan dari normal menjadi waspada seiring peningkatan jumlah gempa-gempa vulkanik dangkal.
Terjadi peningkatan gempa tremor harmonis serie pertama di bulan Maret-Juni 2002.
Guguran lava pijar meningkat secara tajam sejak April 2002 (610 kali) hingga Agustus 2002 (484 kali).
Aktivitas itu menunjukkan penurunan (93-151 kali) sejak September hingga Desember 2002.