Breaking News:

Pengusaha Batam Gembira UWT Bisa Dicicil 10 Kali

Kalangan pengusaha menyambut baik kebijakan BP Batam yang menerapkan pembayaran UWT dicicil 10 kali.

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk 

"Kami mengapresiasi kebijakan tersebut tentunya, karena tidak hanya meringankan pengusaha pemilik lahan, namun juga masyarakat umum," ujar Rafki.

Lebih lanjut, Rafki berharap BP Batam juga dapat memberikan relaksasi pembayaran UWTO melalui penurunan tarif atau pun pembebasan bayar selama waktu tertentu, seperti satu tahun atau dua tahun.

"Kalau bisa sih diberi dispensasi tidak usah bayar dulu lahan yang sudah jatuh tempo tahun ini dan tahun depan. Tentunya tanpa dikenai denda atau sanksi keterlambatan," usul Rafki.

Relaksasi semacam ini, menurutnya dapat meringankan sedikit beban pengusaha di tengah menurunnya aktivitas usaha, khususnya di Kota Batam saat ini. 

Dicicil 10 Kali

Badan Pengusahaan atau BP Batam mengeluarkan kebijakan bagi masyarakat Kota Batam.

Kebijakan tersebut berupa keringanan pembayaran Uang Wajib Tahunan atau UWT yang dapat dicicil hingga 10 kali.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar mengatakan, kebijakan cicilan UWT tersebut telah berlaku sejak tanggal 27 Februari 2020 dan berakhir pada 26 Februari 2021.

Ia menambahkan, keringanan sanksi perpanjangan UWT juga diberikan untuk lias lahan di bawah 250 m² yang dapat diajukan melalui Land Management System (LMS) secara online di https://lms.bpbatam.go.id.

"Pembayaran cicilan 10 kali dalam setahun sejak diterbitkan faktur atau dapat melunasi dengan jatuh tempo pembayaran faktur adalah 60 hari kalender dari tanggal terbit faktur UWT," jelas Dendi Gustinandar dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (17/1/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved