Jumat, 5 Juni 2026

Janda Muda dan Pria Ini Ngaku Dapat Bayi, Ternyata Anak Hasil Hubungan Terlarang Mereka

Maksut awal hendak terhindar dari masalah, Janda Muda dan seorang pria ini malah dapat karmanya sendiri.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA BIDOKES POLDA KEPRI
Ilustrasi Bayi yang baru dilahirkan 

Tak lama kemudian, unggahan tersebut langsung viral dan banyak netizen yang berkeinginan untuk mengadopsi bayi berjenis kelamin laki laki yang menggemaskan.

Kanit Resmob Polres Bulungan, Ipda Faisal Anang, mengungkapkan unggahan dan cerita yang disampaikan tidak lebih dari sekadar rekayasa semata.

Keduanya bertujuan menutupi aib mereka rapat-rapat dari orang tua masing masing.

‘’Kita menerima laporan adanya bayi ditemukan di dekat tempat sampah di Jalan Selimau I Tanjung Selor, malam tadi, sekitar pukul 22.00 Wita, pelapor sebenarnya adalah ayah kandung si bayi, yang tidak ingin hubungan gelapnya diketahui orang tuanya,’’ ujarnya dihubungi, Senin (18/1/2021).

Faisal menuturkan, pelapor yang bernama A (21) adalah bujangan yang menjalin asmara dengan janda muda berusia 25 tahun.

Untuk meyakinkan petugas, A menyerahkan sebuah surat bertuliskan pesan, bagi siapa saja yang menemukan bayi tersebut, agar mau merawat dan mengasuhnya, karena orang tuanya tidak punya siapa-siapa dan tidak punya apa-apa.

‘’Ada surat dari dalam tas selempang tempat bayi, isinya pesan untuk penemu nantinya, tapi semua hanya skenario dan sandiwara,’’ tegasnya.

PENEMUAN BAYI - Jasad bayi laki-laki yang ditemukan dalam kantong plastik dekat TPU Sambau, Sabtu (14/11). Anggota Polsek Nongsa memburu orang tua dari bayi malang tersebut.
PENEMUAN BAYI - Jasad bayi laki-laki yang ditemukan dalam kantong plastik dekat TPU Sambau, Sabtu (14/11). Anggota Polsek Nongsa memburu orang tua dari bayi malang tersebut. (TribunBatam.id/Istimewa)

Melahirkan di Hotel

Menurur Ipda Faisal, saat kekasih A mengalami kontraksi, A menyewa sebuah kamar salah satu hotel di Tanjung Selor dan membantu kelahiran kekasihnya dengan cara Googling.

‘’Pelapor ini membantu kelahiran kekasihnya dengan melihat video tutorial di YouTube," lanjutnya.

Setelah bayi lahir, A lalu memotong tembuni (ari-ari) bayi dengan silet, membersihkannya, lalu menyumpal mulut bayi dengan kain dilapis plester agar tidak terdengar tangisan yang memicu kecurigaan manajemen atau tamu hotel.

Selanjutnya, A memasukkannya dalam tas selempang dan membawanya berkeliling menggunakan kendaraan, membuat alibi seakan dia menemukan bayi tersebut.

‘’Jadi sebenarnya tidak dibuang itu bayi, tidak ditemukan di tempat sampah juga sebagaimana penuturan pelapor bernama A ini, tapi gimana caranya ada cerita bahwa dia lewat tempat sampah itu saja, untuk menguatkan cerita karangannya,’’ jelasnya.

Laporan palsu

Sebelum membuat laporan ke polisi, pelapor sudah membawa bayinya ke rumahnya dan meminta orang tuanya supaya mengadopsinya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved