Janda Muda dan Pria Ini Ngaku Dapat Bayi, Ternyata Anak Hasil Hubungan Terlarang Mereka
Maksut awal hendak terhindar dari masalah, Janda Muda dan seorang pria ini malah dapat karmanya sendiri.
TRIBUNBATAM.id | Kalimantan - Sepasang kekasih ditangkap Polisi setelah mengaku baru menemukan seorang bayi.
Namun ternyata, bayi tersebut ternyata hasil hubungan terlarang mereka.
Kedua orang ini tidak bisa berbohong lagi kepada Polisi.
Maksut awal hendak terhindar dari masalah, Janda Muda dan seorang pria ini malah dapat karmanya sendiri.
Mereka harus mendekam di sel tahanan akibat ulahnya.
Sementara sang anak yang nyaris tidak diakuinya tersebut kini dibawah perlindungan polisi.
Kelakuan bejat Pemuda dan Janda Muda ini coba kelabui polisi dengan mengaku menemukan bayi.
Baca juga: Cara Mendaftar Lowongan Kerja di Jakarta Smart City hingga 20 Januari 2021
Baca juga: Demi Selamatkan Bayi dari Reruntuhan, Perawat Ini Pertaruhkan Nyawanya, Meninggal di RS
Keduanya padahal pasangan bejat yang melakukan aksi mantap-mantap hingga hamil.
Kedua pasangan yang belum terikat tali perkawinan ini harus berurusan dengan polisi.
Pasalnya, bayi laki-laki hasil hubungan gelap yang dilahirkan di sebuah hotel, seolah-olah ditemukan di tempat sampah.
Lantas foto bayi diupload ke medsos dan langsung viral. Bahkan pasangan tersebut lapor polisi atas temuan bocah ganteng tersebut.
Namun perilaku buruk kedua pasangan dibongkar Unit Resmob Polres Bulungan Kalimantan Utara.
Sandiwara itu dibuat sepasang kekasih yang bekerja sebagai karyawan swasta di Tanjung Selor.
Keduanya merekayasa cerita jika menemukan bayi mungil nan lucu di tempat sampah. Ia berkeinginan untuk mengadopsinya.
Keduanya bahkan mengunggahnya di media sosial.
Baca juga: Hendak Buang Air Kecil, Wanita di Ciamis Syok yang Keluar Kepala Bayi: Kaget, Sampai Gak Bisa Tidur
Tak lama kemudian, unggahan tersebut langsung viral dan banyak netizen yang berkeinginan untuk mengadopsi bayi berjenis kelamin laki laki yang menggemaskan.
Kanit Resmob Polres Bulungan, Ipda Faisal Anang, mengungkapkan unggahan dan cerita yang disampaikan tidak lebih dari sekadar rekayasa semata.
Keduanya bertujuan menutupi aib mereka rapat-rapat dari orang tua masing masing.
‘’Kita menerima laporan adanya bayi ditemukan di dekat tempat sampah di Jalan Selimau I Tanjung Selor, malam tadi, sekitar pukul 22.00 Wita, pelapor sebenarnya adalah ayah kandung si bayi, yang tidak ingin hubungan gelapnya diketahui orang tuanya,’’ ujarnya dihubungi, Senin (18/1/2021).
Faisal menuturkan, pelapor yang bernama A (21) adalah bujangan yang menjalin asmara dengan janda muda berusia 25 tahun.
Untuk meyakinkan petugas, A menyerahkan sebuah surat bertuliskan pesan, bagi siapa saja yang menemukan bayi tersebut, agar mau merawat dan mengasuhnya, karena orang tuanya tidak punya siapa-siapa dan tidak punya apa-apa.
‘’Ada surat dari dalam tas selempang tempat bayi, isinya pesan untuk penemu nantinya, tapi semua hanya skenario dan sandiwara,’’ tegasnya.
Melahirkan di Hotel
Menurur Ipda Faisal, saat kekasih A mengalami kontraksi, A menyewa sebuah kamar salah satu hotel di Tanjung Selor dan membantu kelahiran kekasihnya dengan cara Googling.
‘’Pelapor ini membantu kelahiran kekasihnya dengan melihat video tutorial di YouTube," lanjutnya.
Setelah bayi lahir, A lalu memotong tembuni (ari-ari) bayi dengan silet, membersihkannya, lalu menyumpal mulut bayi dengan kain dilapis plester agar tidak terdengar tangisan yang memicu kecurigaan manajemen atau tamu hotel.
Selanjutnya, A memasukkannya dalam tas selempang dan membawanya berkeliling menggunakan kendaraan, membuat alibi seakan dia menemukan bayi tersebut.
‘’Jadi sebenarnya tidak dibuang itu bayi, tidak ditemukan di tempat sampah juga sebagaimana penuturan pelapor bernama A ini, tapi gimana caranya ada cerita bahwa dia lewat tempat sampah itu saja, untuk menguatkan cerita karangannya,’’ jelasnya.
Laporan palsu
Sebelum membuat laporan ke polisi, pelapor sudah membawa bayinya ke rumahnya dan meminta orang tuanya supaya mengadopsinya.
Hanya saja, ternyata menjadi orang tua adopsi tidak mudah, banyak persyaratan yang harus dipenuhi, yang berujung penolakan dari Dinas Sosial setempat.
‘’Merasa recananya failed (gagal), pelapor lalu meminta bantuan ke Bhabinkamtibmas, minta tolong polisi juga, dia mengaku kalau itu memang anak kandungnya dan ia melakukan itu semua demi menutup aib,’’ lanjut Faisal.
Atas perbuatan pelapor, polisi menyangkakan pasal laporan palsu dan akan mengenakan undang undang ITE.
‘’Tidak ada unsur pembuangan bayi, hanya sekadar karangan cerita saja, jadi pasal yang kita sangkakan Pasal 220 mengenai laporan palsu dan kita coba telusuri pasal ITE dulu, karena sudah menyebar ke mana-mana itu unggahan tentang temuan bayi itu,’’ kata Faisal.
( Tribunpekanbaru.com )
Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Kelakuan Pemuda dan Janda Muda Ini Bikin Geleng Kepala, Ngaku Temukan Bayi, Ternyata Anaknya Sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1009bayi.jpg)