BATAM TERKINI
Musibah di Batam, Dua Rumah di Kecamatan Sagulung Rusak Dihantam Angin Kencang
Musibah di Batam itu terjadi di Kaveling Kamboja, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Senin (18/1) sekira pukul 11 siang.
Kejadian itu terjadi Selasa (12/1/2021) sekira pukul 09.30 WIB.
Dari informasi yang berhasil dihimpun TribunBatam.id, rumah yang mengalami rusak berat merupakan milik Siti Maryam dan Mulyadi.
Sementara rumah dengan kondisi rusak ringan milik Lukmanul Hakim.
Siti Maryam mengatakan, ia mendengar suara atap yang copot dibawa angin kencang.
Seketika ia bergegas lari keluar rumah khawatir tertimpa atap.
Begitu berada di luar rumah, ia melihat seluruh tetangganya sudah berteriak-teriak di depan rumah masing-masing.
"Bahkan warga sempat mengabadikan foto angin puting beliung tersebut," ucapnya.
Di lokasi yang sama, Mulyadi menambahkan, kejadian itu hanya hitungan detik, namun kerusakannya cukup parah.
Sementara Lurah Tanjung Riau, Sofyan membenarkan peristiwa tersebut.
Ia juga menyatakan langkah pertama kita membuat laporan ke dinas terkait.
Selain itu, kami akan mengerahkan warga untukk bergotong royong yang dibantu tim dari aparatur Pemko serta TNI Polri untuk membersihkan puing puing yg berserakan tersebut.
"Kami langsung bergerak untuk gotong royong membersihkan puing-puing yang diterjang angin puting beliung tersebut.
Aksi ini juga dibantu oleh tim dari Pemko Batam, TNI dan Polri," ujarnya.
Untuk menanggulangi peristiwa ini, pihaknya mengusulkan bantuan lainnya seperti pemberian sembako dan lainnya dari dinas-dinas terkait.
"Kami akan usulkan bantuan lainnya seperti pemberian sembako dan lainnya dari dinas-dinas terkait," kata dia.
Tidak hanya di Batam, angin kencang juga merusak rumah warga di Kecamata Buru, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.
Rumah Saiman Timotius (42) warga Suka Mulya RT 01 RW 01 Desa Tanjung Batu Kecil, Kecamatan Buru rusak setelah dihantam angin puting beliung.
"Benar salah satu rumah warga Kecamatan Buru rusak akibat terpaan angin puting beliung, namun syukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," kata Kapolsek Buru Iptu Bakri pada TRIBUNBATAM.id, Senin (11/1/2021).
"Cuaca buruk angin kencang atau puting beliung yang melanda mengakibatkan atap rumah Saiman mengalami kerusakan," ucap Bakri.
Kapolsek Buru berserta jajarannya sedang meninjau langsung rumah Saiman yang terdampak cuaca buruk tersebut.
Pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait dan perangkat Desa Suka Mulya untuk membantu menyelamatkan barang milik Saiman.
"Ini sebagai bentuk persiapan dan kesiapan kepolisian terkait antisipasi penanganan bencana alam dampak La Nina berupa Hidrometeorologi khususnya wilayah Kecamatan Buru," katanya.
Pasca ditinjau oleh Kapolsek Buru Iptu Bakri, Saiman mendapatkan kiriman bantuan sosial dari Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan berupa atap dan sembako.
Bantuan tersebut diserahkan melalui Sekretaris Desa Tanjung Batu Kecil Safarudin dan Tagana Kecamatan Buru berupa atap dan sembako.
"Bantuan dari Kapolres Karimun ini, sebagai bentuk kepedulian dan rasa simpati dari Polri terhadap korban bencana alam pada wilayah Polsek Buru," kata Bakri.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang/Muhammad Ilham)
Baca juga berita Tribun Batam di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/dua-rumah-rusak-dihantam-angin-kencang.jpg)