HUMAN INTEREST

Kisah Syahrial, Kakek 70 Tahun Bertahan Hidup Jadi Tukang Sol Sepatu di Tanjungpinang

Syahril (70) kini hanya tinggal seorang diri di rumahnya di Tanjungpinang. Ia menjadi tukang sol sepatu.Istrinya telah meninggal, anaknya ikut suami

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Foto Syahrial, kakek 70 tahun yang bekerja menjadi tukang sol sepatu di Lorong Sepatu, Jalan Merdeka, Pasar Tanjungpinang, Rabu (20/1/2021) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kisah hidup Syahrial (70) patut diacungi jempol dan dijadikan motivasi hidup bagi orang usia muda di bawahnya.

Bagaimana tidak, meski usianya telah renta, Syahrial masih saja mengais rezeki.

Ia bekerja menjadi tukang sol sepatu di lorong sepatu Jalan Merdeka, Pasar Tanjungpinang.

Pantauan Tribunbatam.id, lelaki yang rambutnya telah memutih itu tampak duduk di bangku kecilnya, tepat di kaki lima. Ia tengah mengerjakan jahitan sandal.

"Beginilah keseharian saya. Berangkat pukul 7 pagi, pulang pukul 4 sore.

Selama 8 tahun di sini begitu terus. Kalau makan siang biasa setelah pulang saja," ujarnya sembari menjahit sandal konsumennya, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Kisah Eka Tinggalkan Jerman Kini Jadi WNI, Sempat Luntang lantung di Batam Tak Ada Uang

Baca juga: Kisah Suami Istri 11 Tahun Jadi Pengusaha Tahu di Anambas Bertahan saat Harga Kedelai Naik


Lelaki asal Pariaman, Sumatera Barat ini bercerita, ia merantau ke Tanjungpinang sejak 1980 lalu.

Ia sempat bekerja secara serabutan menjadi tukang bangunan dan tukang ojek.

"Di sini lebih kurang sudah 40 tahunlah, kerjanya dari dulu serabutan juga. Menjadi sol sepatu karena badan sudah tak kuat lagi untuk kerja berat dan kadang suka lupa juga," katanya.

Ia dapat memahami jahit sepatu seperti sekarang, karena belajar dari keponakannya sewaktu ke Malaysia. Keponakannya itu buka usaha sol sepatu di sana.

"Jadi ilmunya berkah juga buat saya sampai hari ini," ucapnya.

Diketahui, lelaki yang akrab dipanggil Bagindo ini, tinggal seorang diri di rumahnya di Kampung Suka Maju, KM 13 Tanjungpinang.

Rumahnya cukup sederhana, berdinding papan.

Syahrial bukannya tak memiliki keluarga. Ada.

Hanya saja istrinya telah lama meninggal dunia.

Sedangkan tiga putrinya, telah membina rumah tangga dan ikut bersama suami mereka.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved