Breaking News:

Nekat Nonton Drakor di Korea Utara, Siap-siap Penjara 15 Tahun, Orangtua juga Ikut Dihukum

Korea Utara larang nonton drakor di negaranya termasuk ketahuan menirukan cara orang Korea Selatan berbicara.

KCNA-Yonhap
Larangan nonton drakor di Korea Utara. 

TRIBUNBATAM.id,PYONGYANG - Untuk Indonesia drama korea ( drakor) bukan sesuatu yang tidak asing lagi.

Drakor termasuk konsumsi warga Indonesia yang terbilang tidak kenal usia, bahkan artis tanah air secara terang-terangan ada yang menyukai drakor.

Namun hal berbeda untuk Korea Utara, menonton drakor termasuk dalam pelanggaran.

Jika aturan larangan nonton drakor di langgar, maka bisa dipenjara 15 tahun lamanya.

Larangan tersebut juga termasuk menirukan cara orang Korea Selatan berbicara sebagaimana dilansir dari Reuters, Rabu (20/1/2021).

Aturan itu diumumkan setelah Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyerukan perang terhadap pengaruh luar dan menyerukan hiburan lokal yang lebih baik.

Baca juga: Kim Jong Un Penjarakan Warga yang Ketahuan Nonton Drakor dan Pakai Panggilan Oppa

Peraturan tersebut tertuang dalam sebuah undang-undang "pemikiran anti-reaksioner" dan mulai diberlakukan akhir tahun 2020.

Rincian terbaru dari aturan tersebut baru dilaporkan oleh Daily NK, situs web yang berbasis di Seoul, Korea Selatan, yang melaporkan dari sumber-sumber di Korea Utara.

Jika rakyat Korea Utara melanggar aturan itu, maka hukuman maksimal yang menanti para pelanggar adalah 15 tahun penjara.

Tak hanya pelanggar yang mendapat hukuman, para orang tua pun juga bisa mendapat hukuman jika anaknya melanggar aturan itu.

Halaman
12
Editor: Mona Andriani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved