Breaking News:

CALON KAPOLRI

Saat Jadi Kapolda Banten, Komjen Listyo Sigit Wajibkan Anggotanya yang Muslim Belajar Kitab Kuning

Listyo Sigit Prabowo mewajibkan anggotanya untuk belajar kitab kuning yang biasa diajarkan di pesantren-pesantren.

Editor: Eko Setiawan
Tribunnews/HO/Humas DPR RI
Calon Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengikuti fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2021). Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dipilih Presiden Joko Widodo menjadi calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun. Tribunnews/HO/Humas DPR RI 

TRIBUNBATAM.id | JAKARTA – Kedekatan Komjen Listyo Sigit Prabowo degan sejumlah ulama di Indonesia sudah menjadi rahasia umum.

Walaupun beragama Kristen, Listyo Sigit Prabowo sangat mengerti dengan anggotanya yang beragama Islam.

Bahkan dalam uji kelayakan di DPR RI Komisi III, Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan kalau diriya sangat menghargai orang muslim.

Hal itu saat dirinya menjabat sebagai Kapolda Banten.

Listyo Sigit Prabowo mewajibkan anggotanya untuk belajar kitab kuning yang biasa diajarkan di pesantren-pesantren.

Langkah itu dilakukan karena pihaknya mendaptkan banyak masukan dari kalangan ulama.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Listyo Sigit Prabowo ketika menanggapi pernyataan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI.

Baca juga: Deretan Pujian Bagi Komjen Listyo Sigit Prabowo: Makalah, Rekam Jejak hingga Calon Kapolri Milenial

Baca juga: AKBP Ahrie Sonta Jadi Sorotan saat Uji Kelayakan Calon Kapolri, Orang Berpengaruh di Tanjung Priok

Saat itu Ketua Fraksi PKB DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal meminta calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo agar memberikan peluang bagi siswa lulusan madrasah atau pesantren untuk menjadi anggota Polri.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PKB DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal saat uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri di Ruang Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (20/1/2021).

”Saya mewakili komponen dan komunitas dari madrasah, saya minta nanti ada, kita apresiasi apa yang Bapak sampaikan tentang penataan, transformasi organisasi bagaimana SDM Polri yang unggul di era 4,0, kita berharap bagaimana lulusan-lulusan pesantren yang kita sudah punya regulasi UU 18/19, ada rekognisi pengakuan kelulusan mereka juga punya kesempatan (menjadi anggota Polri),” ujar Cucun.

Calon Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) berfoto bersama Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis (kedua kanan) dan Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry (kedua kiri) jelang fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2021). Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dipilih Presiden Joko Widodo menjadi calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun. Tribunnews/HO/Humas DPR RI
Calon Kapolri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kiri) berfoto bersama Kapolri, Jenderal Pol Idham Azis (kedua kanan) dan Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry (kedua kiri) jelang fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Komisi III DPR RI, Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2021). Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo dipilih Presiden Joko Widodo menjadi calon tunggal Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun. Tribunnews/HO/Humas DPR RI (Tribunnews/HO/Humas DPR RI)
Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved