Sabtu, 30 Mei 2026

BATAM TERKINI

BEGINI Proses Rekrutmen dan Seleksi Donor Plasma Bagi Penyintas Covid-19

Menjadi seorang pendonor plasma konvalesen ternyata tidaklah mudah. Harus melalui tahapan penyeleksian yang begitu ketat. Begini proses rekrutment nya

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
Kepala UDD PMI Batam, dr Novi menjelaskan proses rekrutment pendonor plasma konvalesen di Batam. 

Puluhan peserta tersebut telah melalui proses pre-screening yang panjang.

Adapun pendonor plasma adalah para penyintas Covid-19 dengan kriteria tertentu.

Pasien Covid-19 yang sudah sembuh dan telah menjalani karantina pasca sembuh selama 28 hari boleh mendonorkan plasma konvalesen.

"Lebih baik lagi apabila pendonor sudah menjalani enam minggu setelah dinyatakan sembuh," ujar dr Novi kala diwawancarai, Senin (25/1/2021).

Selain itu, donor plasma juga baru dibuka untuk penyintas berjenis kelamin laki-laki minimal berbobot tubuh 55 kg.

Pendonor juga disarankan belum pernah melakukan transfusi darah sebelumnya, karena proses transfusi akan mengakibatkan munculnya antibodi lain yang akan mengganggu bagi tubuh penerima donor.

Pada saat screening, pendonor juga akan dicek ukuran pembuluh darahnya.

Pasalnya, dr. Novi menjelaskan, donor aferesis membutuhkan ukuran pembuluh darah yang besar, sebab apabila terlalu kecil, maka prosesnya justru akan merusak pembuluh darah.

"Sama seperti screening kesehatan saat donor darah biasa, kami juga memperhatikan apabila pendonor memiliki gejala demam atau batuk. Syaratnya tentu harus sehat," tambah dr. Novi.

Novi mengakui, mencari pendonor yang sesuai dengan kriteria tersebut di atas memang tidak mudah.

Terkhusus, PMI Batam mencari pendonor dari penyintas Covid-19 yang pernah mengalami gejala berat.

Dari 45 calon pendonor yang direkrut, setelah melalui screening kesehatan, hanya empat orang yang dinyatakan lolos tahap awal.

Empat orang tersebut pun mengikuti uji sampel di Jakarta, dan yang tersisa hanya tiga orang yang dapat mendonorkan plasma konvalesennya.

Proses rekrutmen dimulai dengan memberikan informasi dan sosialisasi melalui media elektronik dan media sosial.

Selain itu, PMI Batam juga turut bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit di Batam untuk mengedukasi pasien Covid-19 agar bersedia menjadi pendonor.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved