Selasa, 14 April 2026

Warga Panik! Dentuman di Tengah Laut di Bali Terdengar Keras hingga ke Daratan, Begini Kata BMKG

Suara dentuman keras mengejutkan warga Bali terjadi pada Minggu (24/1/2021) pagi pukul 10.00 WITA

ist
Observer PGR III Denpasar Bali memperlihatkan getaran yang terekam di sensor milik BMKG di Singaraja, Minggu 24 Januari 2021 

TRIBUNBATAM.id -  Suara dentuman keras mengejutkan warga Bali terjadi pada Minggu (24/1/2021) pagi pukul 10.00 WITA.

Suara misterius tersebut terdengar begitu keras dan membuat warga ketakutan sekaligus bertanya-tanya darimana asal suara itu.

Warga pun saling bertanya satu sama lain dan hingga kini suara dentuman itu masih menjadi misteri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun di lapangan, suara dentuman itu terdengar hingga di sejumlah wilayah Buleleng. Perbekel atau Kepala Desa Kubutambahan, Gede Pariadnyana mengaku mendengar jelas suara dentuman itu sebanyak satu kali.

 

tiba ia dikagetkan dengan suara dentuman yang cukup keras, sebanyak satu kali. Sontak ia pun bergegas mengecek keadaan sekitar.

"Awalnya saya kira ada kebakaran, atau SPBU yang meledak. Namun sampai sekarang tidak ada informasi terjadinya kebakaran. Warga sekitar juga sempat mendengar dentuman itu. Semua bertanya-
tanya ada apa," jelasnya.

Selain Pariadnyana, suara dentuman itu juga didengar oleh salah satu nelayan asal Banjar Dinas Segara, Desa Kubutambahan, Komang Wagiastra (53).

Wagiastra saat itu mengaku tengah melaut. Lantas ia tiba-tiba dikejutkan dengan adanya suara dentuman yang sangat keras.

"Saat itu saya lagi nyari ikan di tengah laut. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari bibir pantai.
Suaranya terdengar jelas. Saya kira ada gardu yang meledak," ujarnya.

Selain di Kubutambahan, suara dentuman itu juga terdengar hingga di Kota Singaraja
dan Desa/Kecamatan Sukasada. Salah seorang warga Desa Sukasada, I Gusti Ngurah
Putra Sana juga mengaku terkejut dengan suara dentuman itu.

"Saya kira ada bom. Kagetlah, suara dentumannya keras sekali," katanya.

Suara dentuman misterius ini juga ramai dibicarakan oleh warganet di sosial. Mereka
bertanya-tanya dari sumber suara suara ledakan tersebut.

Bahkan ada yang menduga suara itu berasal dari proyek Bendungan Tamblang. Mengingat pihak pekerja kerap melakukan blasting tanah menggunakan bahan peledak.

Dikonfirmasi terkait dugaan itu, Satker Bendungan BWS Bali Penida, I Gusti Putu Wandira mengatakan, blasting tanah dengan menggunakan bahan peledak memang sering dilakukan oleh pihaknya.

Namun suara ledakan semestinya tidak sampai terdengar hingga di wilayah Kota bahkan di Kecamatan Sukasada.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved